FAMILY
Lagi Galau Si Kecil Belum Bisa Jalan, Tenang Ini Batas Waktunya Biar Gak Panik!
Yatin Suleha
Jumat 20 Maret 2026 / 15:00
- Setiap bayi berkembang dengan ritme yang berbeda.
- Ada yang sudah mulai berjalan sebelum usia satu tahun, tetapi ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama.
- Meski begitu, ada beberapa batas usia perkembangan.
Jakarta: Setiap bayi berkembang dengan ritme yang berbeda. Ada yang sudah mulai berjalan sebelum usia satu tahun, tetapi ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama, untuk merasa siap mengambil langkah pertama.
Perbedaan ini sebenarnya cukup normal, karena perkembangan motorik dipengaruhi banyak hal, seperti kekuatan otot, keseimbangan, koordinasi, hingga kepercayaan diri bayi saat bergerak.
Meski begitu, ada beberapa batas usia perkembangan, yang biasanya digunakan sebagai acuan untuk melihat, apakah kemampuan berjalan berkembang dengan baik.
Jika kemampuan tertentu belum muncul pada usia tertentu, sebaiknya dilakukan konsultasi dengan tenaga medis, agar perkembangan bayi bisa dipantau dengan lebih jelas.
Sebagian bayi memang membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai tahap berjalan. Namun, sebaiknya diskusikan dengan dokter anak jika muncul kondisi berikut:
1. Belum bisa berdiri meski dengan bantuan pada usia 12 bulan
2. Belum bisa mengambil langkah sendiri pada usia 15 bulan
3. Belum bisa berjalan pada usia 18 bulan
4. Belum mampu berjalan dengan stabil saat usia 2 tahun
Perlu diingat bahwa perkembangan setiap bayi tidak sama. Bayi yang lahir prematur, juga biasanya mencapai berbagai tonggak perkembangan sedikit lebih lambat, dibanding bayi yang lahir cukup bulan.
Untuk bayi prematur, perkembangan biasanya dihitung berdasarkan tanggal perkiraan kelahiran, yang oleh dokter anak disebut sebagai usia yang disesuaikan.
.jpg)
(Sekitar usia 2 tahun, pola berjalan anak biasanya sudah lebih teratur. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Setelah berhasil mengambil langkah pertama, kemampuan bergerak anak akan berkembang dengan cepat. Berbagai keterampilan baru, biasanya mulai muncul dalam beberapa bulan berikutnya. Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah lima keterampilan barunya.
Sekitar usia 14 bulan, balita biasanya sudah mampu berdiri tanpa bantuan. Pada tahap ini, anak mungkin juga mulai mencoba jongkok lalu berdiri kembali, bahkan mencoba berjalan mundur.
Memasuki usia 15 bulan, kemampuan berjalan biasanya sudah lebih baik. Anak mungkin berjalan dengan posisi kaki agak melebar, dan telapak kaki sedikit mengarah ke luar. Posisi ini normal, karena membantu menjaga keseimbangan.
Sekitar usia 16 bulan, banyak anak mulai penasaran dengan tangga dan mencoba naik atau turun. Namun, sebagian besar anak masih membutuhkan bantuan, hingga sekitar usia 2 tahun.
Oleh karena itu, penting memasang pagar pengaman di bagian atas dan bawah tangga. Pada usia 18 bulan, banyak balita juga sudah bisa naik turun dari sofa atau kursi tanpa bantuan.
Di usia 18 bulan, sebagian anak mulai senang bergerak mengikuti musik. Aktivitas sederhana, seperti menari bisa menjadi cara mereka mengekspresikan diri, sekaligus melatih koordinasi tubuh.
Sekitar usia 2 tahun, pola berjalan anak biasanya sudah lebih teratur. Gerakan dari tumit ke ujung jari kaki mulai terlihat, seperti cara berjalan orang dewasa. Pada tahap ini, anak juga semakin mahir berlari, melompat, dan mencoba menendang bola.
Saat mendekati usia 3 tahun, sebagian besar gerakan dasar sudah menjadi kebiasaan. Anak biasanya sudah mampu naik dan turun tangga, dengan satu kaki di setiap anak tangga.
Selain itu, berbagai aktivitas seperti berjalan, berdiri, jongkok, berlari, dan melompat dengan kedua kaki juga semakin lancar dilakukan.
Meski begitu, beberapa gerakan yang membutuhkan keseimbangan lebih tinggi, seperti berdiri dengan satu kaki atau berjalan dengan ujung jari kaki, masih memerlukan latihan dan konsentrasi tambahan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Perbedaan ini sebenarnya cukup normal, karena perkembangan motorik dipengaruhi banyak hal, seperti kekuatan otot, keseimbangan, koordinasi, hingga kepercayaan diri bayi saat bergerak.
Meski begitu, ada beberapa batas usia perkembangan, yang biasanya digunakan sebagai acuan untuk melihat, apakah kemampuan berjalan berkembang dengan baik.
Jika kemampuan tertentu belum muncul pada usia tertentu, sebaiknya dilakukan konsultasi dengan tenaga medis, agar perkembangan bayi bisa dipantau dengan lebih jelas.
Apa yang perlu dilakukan jika bayi belum berjalan?
Sebagian bayi memang membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai tahap berjalan. Namun, sebaiknya diskusikan dengan dokter anak jika muncul kondisi berikut:
1. Belum bisa berdiri meski dengan bantuan pada usia 12 bulan
2. Belum bisa mengambil langkah sendiri pada usia 15 bulan
3. Belum bisa berjalan pada usia 18 bulan
4. Belum mampu berjalan dengan stabil saat usia 2 tahun
Perlu diingat bahwa perkembangan setiap bayi tidak sama. Bayi yang lahir prematur, juga biasanya mencapai berbagai tonggak perkembangan sedikit lebih lambat, dibanding bayi yang lahir cukup bulan.
Untuk bayi prematur, perkembangan biasanya dihitung berdasarkan tanggal perkiraan kelahiran, yang oleh dokter anak disebut sebagai usia yang disesuaikan.
Setelah bayi mulai berjalan, apa yang terjadi selanjutnya?
.jpg)
(Sekitar usia 2 tahun, pola berjalan anak biasanya sudah lebih teratur. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Setelah berhasil mengambil langkah pertama, kemampuan bergerak anak akan berkembang dengan cepat. Berbagai keterampilan baru, biasanya mulai muncul dalam beberapa bulan berikutnya. Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah lima keterampilan barunya.
1. Berdiri sendiri
Sekitar usia 14 bulan, balita biasanya sudah mampu berdiri tanpa bantuan. Pada tahap ini, anak mungkin juga mulai mencoba jongkok lalu berdiri kembali, bahkan mencoba berjalan mundur.
2. Berjalan lebih stabil
Memasuki usia 15 bulan, kemampuan berjalan biasanya sudah lebih baik. Anak mungkin berjalan dengan posisi kaki agak melebar, dan telapak kaki sedikit mengarah ke luar. Posisi ini normal, karena membantu menjaga keseimbangan.
3. Tertarik naik turun tangga
Sekitar usia 16 bulan, banyak anak mulai penasaran dengan tangga dan mencoba naik atau turun. Namun, sebagian besar anak masih membutuhkan bantuan, hingga sekitar usia 2 tahun.
Oleh karena itu, penting memasang pagar pengaman di bagian atas dan bawah tangga. Pada usia 18 bulan, banyak balita juga sudah bisa naik turun dari sofa atau kursi tanpa bantuan.
4. Mulai suka menari
Di usia 18 bulan, sebagian anak mulai senang bergerak mengikuti musik. Aktivitas sederhana, seperti menari bisa menjadi cara mereka mengekspresikan diri, sekaligus melatih koordinasi tubuh.
5. Melompat dan menendang
Sekitar usia 2 tahun, pola berjalan anak biasanya sudah lebih teratur. Gerakan dari tumit ke ujung jari kaki mulai terlihat, seperti cara berjalan orang dewasa. Pada tahap ini, anak juga semakin mahir berlari, melompat, dan mencoba menendang bola.
Saat mendekati usia 3 tahun, sebagian besar gerakan dasar sudah menjadi kebiasaan. Anak biasanya sudah mampu naik dan turun tangga, dengan satu kaki di setiap anak tangga.
Selain itu, berbagai aktivitas seperti berjalan, berdiri, jongkok, berlari, dan melompat dengan kedua kaki juga semakin lancar dilakukan.
Meski begitu, beberapa gerakan yang membutuhkan keseimbangan lebih tinggi, seperti berdiri dengan satu kaki atau berjalan dengan ujung jari kaki, masih memerlukan latihan dan konsentrasi tambahan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)