COMMUNITY
Pentingnya Menentukan Nutrisi Tepat untuk Anabul Sejak Dini
Elang Riki Yanuar
Sabtu 05 September 2026 / 19:12
- Penentuan nutrisi yang tepat penting bagi kesehatan kucing karena kebutuhannya berubah sesuai usia, aktivitas, kondisi tubuh, dan kesehatan.
- Pemilik anabul perlu memilih makanan berdasarkan kebutuhan nutrisi, bukan sekadar selera, serta menyesuaikan porsi dan kondisi tubuh kucing.
- EVOCAT menghadirkan delapan varian makanan kucing di IIPE 2026 dengan formulasi nutrisi yang disesuaikan untuk berbagai kebutuhan anabul.
Jakarta: Memelihara anabul bukan hanya soal memberikan perhatian dan tempat tinggal yang nyaman. Asupan makanan juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan karena kebutuhan nutrisi dapat memengaruhi tumbuh kembang serta kondisi kesehatan hewan dalam jangka panjang.
Setiap kucing memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, bergantung pada usia, aktivitas, kondisi tubuh, hingga keadaan kesehatannya. Anak kucing, misalnya, membutuhkan asupan yang mendukung pertumbuhan, sementara kucing senior memiliki kebutuhan yang berbeda ketika fungsi tubuh mulai mengalami perubahan.
Karena itu, pemilik anabul perlu mempertimbangkan kandungan nutrisi sebelum menentukan makanan yang diberikan. Makanan dengan komposisi yang sesuai dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sekaligus mendukung berbagai fungsi tubuh.
Penentuan makanan juga tidak seharusnya hanya berdasarkan selera anabul. Kucing mungkin menyukai makanan tertentu, tetapi kesukaan tersebut belum tentu berarti makanan itu paling sesuai dengan kebutuhan nutrisinya.
Pentingnya pemilihan nutrisi tersebut turut menjadi perhatian dalam perkembangan industri pet care di Indonesia. Hal ini salah satunya terlihat dalam Indonesia International Pet Expo atau IIPE 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang, pada 4 hingga 6 September 2026.
Dalam ajang tersebut, PT Evo Continental Trade atau EVOCAT memperkenalkan produk makanan basah untuk kucing. Kehadiran berbagai pilihan makanan dapat menjadi gambaran bahwa kebutuhan nutrisi anabul semakin mendapat perhatian dari pemilik hewan peliharaan.
Hendra Gunawan selaku President Director PT Evo Continental Trade, menilai penentuan nutrisi sebaiknya dilakukan sejak anabul masih berada pada tahap awal pertumbuhan.
"Semoga dapat menjadi pilihan bagi pemilik anabul kucing yang sangat concern pada tumbuh kembang dan kesehatannya melalui penentuan nutrisi yang tepat sejak dini.” ujar Hendra Gunawan.
Pesan mengenai penentuan nutrisi sejak dini menjadi relevan karena kebutuhan kucing terus berubah sepanjang hidupnya. Makanan yang sesuai untuk anak kucing belum tentu menjadi pilihan terbaik ketika hewan memasuki usia dewasa atau senior.
Selain usia, kondisi kesehatan juga perlu menjadi pertimbangan. Kucing yang memiliki kebutuhan khusus pada saluran pencernaan, saluran kemih, berat badan, kulit, maupun kondisi lainnya dapat membutuhkan pengaturan pola makan yang berbeda.
Dalam menentukan makanan, pemilik juga dapat memperhatikan informasi mengenai kandungan nutrisi serta keterangan complete and balanced nutrition pada kemasan. Informasi tersebut membantu pemilik memahami apakah makanan ditujukan sebagai makanan utama dan apakah formulanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu.
Porsi makanan juga tidak kalah penting. Memberikan makanan dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan asupan kalori, sedangkan pemberian yang terlalu sedikit berpotensi membuat kebutuhan energi anabul tidak terpenuhi.
Kondisi tubuh anabul dapat menjadi salah satu indikator yang perlu dipantau secara berkala. Perubahan berat badan, nafsu makan, aktivitas, kondisi bulu, hingga pola buang air dapat menjadi tanda yang perlu diperhatikan pemilik.
Saat ini, makanan kucing juga hadir dalam berbagai formulasi berdasarkan kebutuhan tertentu. Dalam peluncuran produknya di IIPE 2026, EVOCAT menghadirkan delapan varian makanan kucing, yaitu Hair & Skin, Urinary, Mother & Baby, Digestive, Hairball, Senior Care 11+, CarniCare, dan Immune System.
Setiap varian tersebut memiliki fokus nutrisi yang berbeda. Di antaranya terdapat protein hewani, Omega-3 dan Omega-6, DHA, MOS, FOS, glucosamine, chondroitin, beta-glucan, taurine, hingga L-carnitine.
(ELG)
Setiap kucing memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, bergantung pada usia, aktivitas, kondisi tubuh, hingga keadaan kesehatannya. Anak kucing, misalnya, membutuhkan asupan yang mendukung pertumbuhan, sementara kucing senior memiliki kebutuhan yang berbeda ketika fungsi tubuh mulai mengalami perubahan.
Karena itu, pemilik anabul perlu mempertimbangkan kandungan nutrisi sebelum menentukan makanan yang diberikan. Makanan dengan komposisi yang sesuai dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sekaligus mendukung berbagai fungsi tubuh.
Penentuan makanan juga tidak seharusnya hanya berdasarkan selera anabul. Kucing mungkin menyukai makanan tertentu, tetapi kesukaan tersebut belum tentu berarti makanan itu paling sesuai dengan kebutuhan nutrisinya.
Pentingnya pemilihan nutrisi tersebut turut menjadi perhatian dalam perkembangan industri pet care di Indonesia. Hal ini salah satunya terlihat dalam Indonesia International Pet Expo atau IIPE 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang, pada 4 hingga 6 September 2026.
Dalam ajang tersebut, PT Evo Continental Trade atau EVOCAT memperkenalkan produk makanan basah untuk kucing. Kehadiran berbagai pilihan makanan dapat menjadi gambaran bahwa kebutuhan nutrisi anabul semakin mendapat perhatian dari pemilik hewan peliharaan.
Hendra Gunawan selaku President Director PT Evo Continental Trade, menilai penentuan nutrisi sebaiknya dilakukan sejak anabul masih berada pada tahap awal pertumbuhan.
"Semoga dapat menjadi pilihan bagi pemilik anabul kucing yang sangat concern pada tumbuh kembang dan kesehatannya melalui penentuan nutrisi yang tepat sejak dini.” ujar Hendra Gunawan.
Pesan mengenai penentuan nutrisi sejak dini menjadi relevan karena kebutuhan kucing terus berubah sepanjang hidupnya. Makanan yang sesuai untuk anak kucing belum tentu menjadi pilihan terbaik ketika hewan memasuki usia dewasa atau senior.
Selain usia, kondisi kesehatan juga perlu menjadi pertimbangan. Kucing yang memiliki kebutuhan khusus pada saluran pencernaan, saluran kemih, berat badan, kulit, maupun kondisi lainnya dapat membutuhkan pengaturan pola makan yang berbeda.
Dalam menentukan makanan, pemilik juga dapat memperhatikan informasi mengenai kandungan nutrisi serta keterangan complete and balanced nutrition pada kemasan. Informasi tersebut membantu pemilik memahami apakah makanan ditujukan sebagai makanan utama dan apakah formulanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu.
Porsi makanan juga tidak kalah penting. Memberikan makanan dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan asupan kalori, sedangkan pemberian yang terlalu sedikit berpotensi membuat kebutuhan energi anabul tidak terpenuhi.
Kondisi tubuh anabul dapat menjadi salah satu indikator yang perlu dipantau secara berkala. Perubahan berat badan, nafsu makan, aktivitas, kondisi bulu, hingga pola buang air dapat menjadi tanda yang perlu diperhatikan pemilik.
Saat ini, makanan kucing juga hadir dalam berbagai formulasi berdasarkan kebutuhan tertentu. Dalam peluncuran produknya di IIPE 2026, EVOCAT menghadirkan delapan varian makanan kucing, yaitu Hair & Skin, Urinary, Mother & Baby, Digestive, Hairball, Senior Care 11+, CarniCare, dan Immune System.
Setiap varian tersebut memiliki fokus nutrisi yang berbeda. Di antaranya terdapat protein hewani, Omega-3 dan Omega-6, DHA, MOS, FOS, glucosamine, chondroitin, beta-glucan, taurine, hingga L-carnitine.
(ELG)