Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Opsi Pembiayaan Kesehatan Berkelanjutan

Ekonomi Virus Korona Analisis Ekonomi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Angga Bratadharma • 15 September 2020 15:22
PANDEMI covid-19 membuat semua pihak tersentak lantaran dampaknya sangat luas dan tidak hanya di sektor kesehatan. Dampak virus mematikan itu juga menjalar ke sektor ekonomi, sosial, hingga politik. Dari segi kesehatan, pun memunculkan pandangan pentingnya memiliki jaring pengaman kesehatan yang disesuaikan dengan kemampuan finansial.
 
Saat pandemi ini pula kesadaran masyarakat untuk memiliki proteksi meningkat, terutama mencari produk asuransi yang bisa melindungi diri dari covid-19. Kesadaran yang naik itu yang akhirnya membuat industri asuransi mulai menggeliat sekarang meski sempat terhantam cukup keras oleh pandemi covid-19.
 
Mengutip riset Lifepal, yang membandingkan laporan statistik asuransi OJK menunjukkan bahwa pemulihan pendapatan premi bruto asuransi jiwa pada Juni 2020 telah melebihi nilai pendapatan di Juni 2019. Pemulihan penjualan terlihat setelah tertekan pada beberapa bulan sebelumnya karena tekanan pandemi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, walau telah mengalami penurunan cukup drastis di awal 2020, pendapatan premi asuransi jiwa di Juni 2020 menjadi yang tertinggi ketimbang Januari hingga Juni baik pada 2019 maupun 2020. Adapun kinerja di Juni 2020 mengalami pertumbuhan sebesar 23,7 persen dibandingkan dengan pendapatan di Juni 2019.
 
Opsi Pembiayaan Kesehatan Berkelanjutan
Sumber: Lifepal
 
Laporan ini disambut positif oleh Director & Chief of Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia Bianto Surodjo. Pihaknya meyakini, dengan produk yang tepat, perusahaan asuransi tetap dapat menjangkau masyarakat dalam kondisi apapun, termasuk masa pandemi seperti saat ini.
 
"Peningkatan pertumbuhan premi asuransi merupakan kabar yang sangat menggembirakan, terutama di tengah-tengah tekanan kondisi ekonomi yang memburuk akibat pandemi covid-19. Kami sangat percaya bahwa produk asuransi adalah produk yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia dalam kondisi apapun," ujar Bianto.
 
Presiden Direktur Mandiri AXA General Insurance (MAGI) Enny mengakui bahwa pandemi ini jadi tantangan bagi perusahaan yang bergerak di bidang industri asuransi umum, termasuk perusahaan yang ia pimpin. Ia tidak menampik pertumbuhan asuransi umum di tengah covid-19 menjadi tantangan tersendiri.
 
"Termasuk juga kepada PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI). Namun demikian, dengan dukungan kedua pemegang saham kami yaitu AXA dan Bank Mandiri, kami tetap optimistis bahwa MAGI akan bisa mencapai angka pertumbuhan positif hingga akhir 2020," kata Enny.
 
Mendukung Pembiayaan Kesehatan Berkelanjutan
 
Sementara itu, pemerintah sudah mengeluarkan jurus pamungkas terkait perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia yakni Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pun skema pembiayaan kesehatan berkelanjutan terus didukung agar seluruh lapisan masyarakat terlindungi dari berbagai macam penyakit dan menahan dampak dari risiko yang timbul.
 
Cakupan peserta JKN pada Juni 2020 telah mencapai 221 juta jiwa atau sekitar 82 persen penduduk dan lebih dari 27 ribu fasilitas kesehatan baik primer maupun rujukan yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Hal ini menunjukkan kontribusi JKN dalam membuka akses layanan kesehatan yang lebih luas kepada seluruh penduduk Indonesia.

 
Read All

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif