Konferensi pers Arema FC usai laga melawan Persebaya Surabaya. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)
Konferensi pers Arema FC usai laga melawan Persebaya Surabaya. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)

Milo: Muhammad Rafli Mengubah Gaya Bermain Arema

Bola arema malang persebaya liga 1 indonesia
Daviq Umar Al Faruq • 15 Agustus 2019 22:52

Pelatih Arema Milomir Seslija memuji peran gelandang Muhammad Rafli ketika menghadapi Persebaya Surabaya. Menurutnya, sejak masuk ke lapangan, gaya permainan Arema berubah.

Malang: Arema FC menang telak 4-0 atas Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis 15 Agustus 2019. Gelandang muda Singo Edan, Muhammad Rafli dinilai menjadi Man of The Match dalam laga ini.
 
Padahal, Rafli tidak turun sebagai starting line up. Gelandang timnas Indonesia itu baru masuk pada menit 30 menggantikan Jayus Hariono.
 
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija mengatakan, Rafli pantas menjadi pemain terbaik dalam laga derbi Jawa Timur ini. Pasalnya, kehadiran pemain 20 tahun itu bisa mengubah permainan Arema setelah sempat tertekan dari serangan Persebaya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Rafli sering kali memotong umpan lawan sehingga lawan tak memiliki banyak kesempatan. Dia juga sering memberikan umpan-umpan yang akurat kepada pemain lainnya," katanya usai pertandingan.

Baca: Persebaya Hancur Lebur di Kandang Arema

Milo, sapaan akrabnya, mengaku tim nya ingin bermain lebih agresif sejak babak pertama. Sedangkan peran Jayus Hariono dinilai kurang maksimal setelah pulih dari cedera.
 
"Kita butuh pemain kuat untuk mengimbangi lini tengah Persebaya. Sehingga saya masukkan Rafli. Terbukti dia bermain bagus, mampu menang banyak duel dan stabil di lini tengah," bebernya.
 
Di sisi lain, pelatih asal Bosnia ini juga mengapresiasi permainan dua bek sayap Arema, Agil Munawar dan Nasir. Sebab, keduanya mampu bermain maksimal untuk meredam serangan dari lini sayap Persebaya.
 
"Nasir dan Agil bermain bagus hari ini. Khusus Nasir dia bermain pintar. Hanya saja dia masih butuh waktu agar tetap bermain stabil. Aremania harus tetap memberikan support kepada pemain muda kami. Dengan pengalaman yang banyak, mereka akan semakin berkembang," jelasnya.
 
Sementara itu, Muhammad Rafli mengaku bahwa pemain terbaik dalam laga ini tak pantas bila hanya disematkan pada dirinya. Sebab, seluruh pemain juga bermain kompak hingga Arema meraih kemenangan besar.
 
"Sebenarnya Man of The Match adalah semua pemain. Walaupun kita main sebagus apapun, kita tetap butuh teman butuh satu sama lain. Tidak bisa hanya mengandalkan satu pemain. Alhamdulillah saya bisa berkontribusi buat Arema," pungkasnya.
 
Dengan kemenangan ini, Arema FC naik ke posisi empat klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 22 poin. Sedangkan, Persebaya tetap bercokol di peringkat tujuh dengan raihan 18 poin.
 
Video: The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif