Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro tak bisa mendampingi tim menjalani laga 32 besar Piala Indonesia karena melanjutkan kursus kepelatihan lisensi AFC Pro di Spanyol. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro tak bisa mendampingi tim menjalani laga 32 besar Piala Indonesia karena melanjutkan kursus kepelatihan lisensi AFC Pro di Spanyol. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Tanpa Pelatih, PSS Tak Pasang Target Muluk di Kandang Barito Putra

Bola Piala Indonesia PSS Sleman
Ahmad Mustaqim • 23 Januari 2019 02:20
PSS Sleman datang ke markas Barito Putra di babak 32 besar Piala Indonesia, tanpa didampingi pelatih Seto Nurdiyantoro yang tengah mengejar lisensi AFC Pro di Spanyol. Untuk itu, PSS tidak berani pasang target muluk di pertandingan nanti.
 
Sleman:
PSS Sleman melawat ke kandang Barito Putra tanpa didampingi pelatih kepala, Seto Nurdiantoro yang sedang melanjutkan kursus kepelatihan lisensi AFC Pro ke Spanyol.
 
Dengan situasi ini, klub berjuluk Super Elang Jawa hanya memasang target bisa mengimbangi Barito pada laga babak 32 besar Piala Indonesia pada Rabu, 23 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Asisten Pelatih PSS, Listianto Raharjo mengatakan tim kepelatihan telah mencoba mempersiapkan semaksimal mungkin. Listianto juga meminta para pemain mengeluarkan kemampuan terbaik.

Baca:Jelang Lawan Kalteng Putra, PSM Uji Coba dengan Tim Lokal


Ia menyebutkan, tim tak memasang target di babak 32 besar Piala Indonesia. "Saya katakan ke pemain, kita punya harga diri sebagai tim. Para pemain tentu punya kualitas individu maupun tim," kata Listianto saat dihubungi pada Selasa, 22 Januari 2019.
 
Berstatus sebagai tamu, PSS hanya membawa 15 pemain ke Stadion Demang Lehman Barito, Kalimantan Selatan. Lima di antara 15 pemain itu merupakan pemain anyar yang telah dikontrak manajemen PSS.
 
Lima pemain anyar itu di antaranya Kushedya Hari Yuho, Ricky Kambuaya, Haris Tuharea, Derry, dan Sidik Saimima. Sementara itu, beberapa pemain lama yakni Try Hamdani Goentara, Ega Risky, Asyraq Gufron, Irkham Zahrul Mila, Ilham Irhaz, Bagus Nirwanto, Dave Mustaine, Rangga Muslim, dan Zamzani.

Baca juga:Gelapkan Pajak, Ronaldo Bayar Rp312 miliar


Listianto mengaku cukup mengkhawatirkan kondisi pemainnya yang belum prima. Sebab, para pemain cukup lama diliburkan dan baru bermain sekali saat pertandingan celebration game melawan Persis Solo pada Sabtu, 19 Januari 2019.
 
Ia menyadari seluruh pemainnya juga dalam kondisi tidak standar untuk menjalani lanjutan kompetisi. Namun, ia mengaku mencoba menyiasati strategi permainan di lapangan.
 
"Sepak bola tidak bisa ditebak. Tim saat ini tidak ada beban. Biasanya dalam situasi tanpa beban, kemampuan tim keluar dengan luar biasa," ucapnya.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?
 
Video:?Umuh Muchtar Berharap Ada Pergantian di Tubuh PSSI

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif