Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Seorang Ahli Virologi Sebut Vaksin Covid-19 Bisa Menyebabkan HIV? Cek Dulu Faktanya

Medcom Files hoax hiv hiv/aids Cek Fakta vaksin covid-19 Hoaks Covid-19
Wanda Indana • 05 Maret 2022 16:42
Beredar informasi di media sosial yang menyebut vaksin ketiga Covid-19 dapat menyebabkan HIV. Disebutkan juga, ada seorang ahli menganjurkan penerima vaksin ketiga untuk melakukan tes HIV.
 
Akun Twitter @suara_pembebasa menyebarkan informasi itu pada 16 Februari 2022. Akun itu mengunggah tangkapan layar breaking news dari sebuah media televisi yang memperlihatkan sebuah artikel daring yang menyebutkan ahli virologi dan pemenang Nobel bidang Kedokteran dan Fisiologi 2008 Dr Luc Montagnier yang menyarankan orang yang menyelesaikan vaksin dosis ke 3 agar segera melakukan test HIV karena vaksin Covid-19 mengandung spike protein yang menyebabkan HIV.

"Penting untuk kalian ketahui, bhwa peraih nobel bidang bidang virologi Dr. Luc Montgaire bepesan: "bagi anda yang telah menyelesaikan vaksin dosis ke 3 segera lakukan test HIV"


Benarkah? Berikut cek faktanya.
 

[Cek Fakta] Seorang Ahli Virologi Sebut Vaksin Covid-19 Bisa Menyebabkan HIV? Cek Dulu Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa vaksin Covid-19 mengandung spike protein yang menyebabkan HIV adalah salah. Faktanya, klaim tersebut tidak terbukti secara ilmiah dan mencatut nama seorang ahli. Dilansir Eastmojo.com, Vineeta Bal seorang ahli imunologi mengatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Montaignier membuat klaim seperti yang beredar. Dia juga mengatakan bahwa vaksin Covid-19 sama sekali tidak meningkatkan kerentanan terhadap infeksi HIV.
 
Pula, hal serupa dilansir Reuters, dokter dan peneliti yang berbasis di Cardiff, yang juga fokus menangani Covid-19 Dr Bnar Talabani, menjelaskan bahwa tidak ada kemungkinan vaksin COVID-19 yang digunakan dapat menyebabkan HIV maupun AIDS.
 
“Tidak ada mekanisme yang masuk akal di mana vaksin Covid-19 (atau memang, vaksin apa pun) dapat menyebabkan HIV atau AIDS,” kata Dr Bnar Talabani.
 

Kesimpulan:
Klaim bahwavaksin Covid-19 mengandung spike protein yang menyebabkan HIV adalah salah. Faktanya, klaim tersebut tidak terbukti secara ilmiah dan mencatut nama seorang ahli.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Seorang Ahli Virologi Sebut Vaksin Covid-19 Bisa Menyebabkan HIV? Cek Dulu Faktanya
 

 
Referensi
https://www.eastmojo.com/national-news/2022/02/19/fact-check-experts-debunk-claim-covid-boosters-lead-to-positive-hiv-test/
https://www.reuters.com/article/factcheck-boosters-hiv-idUSL1N2UM1Q0
https://turnbackhoax.id/2022/02/28/salah-anjuran-ahli-virologi-agar-penerima-vaksin-dosis-ketiga-tes-hiv-karena-vaksin-covid-menyebabkan-hiv/
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif