Suara pria dalam video itu menjelaskan, jika driver yang menerima pesan pop-up lalu menekan "oke", maka saldo OVO dan dompet digital lainnya dari pengguna akan terkuras.
Berikut secara lengkap transkrip suara yang terdapat dalam video tersebut:
"Halo teman-teman SGC (Sahabat Grab Club)
Ini ada info terbaru penipuan Grab Yang biasa berjalan kan, Grab itu minta nomor yang dikirim lewat sms disuruh disebutkan. Sekarang mereka makin canggih, mohon-mohon hati-hati ya kalau dapat order fiktif, tiba-tiba muncul kayak tulisan di atas itu ada pop-up GRBC4R MASPION PLAZA dengan nomor sekian (6282186981166) ada tombol 'oke' itu jangan dipencet. Nanti kalau om-om semua pencet itu nanti Hanphone om langsung mati dan langsung dihackn. Saldo OVO, saldo saldo dompet tunai itu dikuras sama mereka.
Jadi saran saya, diperhatikan, jangan sampai dipencet, keluar aja trus langsung di-cancel orderan itu. Karena, itu penipu OVO, hati-hati ya, ini udah mulai canggih mereka. Jadi kalau yang terburu-buru dapat massage kayak begitu tolong diabaikan saja ya, jangan dipencet 'oke'-nya ya.
Terima kasih, mudah-mudahan tidak ada masalah apa-apa."
![[Cek Fakta] Modus Penipuan OVO Melalui Pesan <i>Pop-up</i>? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Penipuan%20grab%20ovo(1).jpg)
Penelusuran:
Setelah dilakukan penelusuran, video terkait modus penipuan OVO adalah tidak benar. Video tersebut pernah beredar pada Maret 2019. Pihak Grab Indonesia telah mengklarifikasi isu ini.
Dilansir dari VIVA.co.id, Juru bicara Grab Indonesia mengatakan informasi yang ditunjukkan dalam video itu adalah tidak benar alias hoaks. Pihak Grab menegaskan, tim internal telah menyelidiki informasi itu dan meyakini hal itu tidak mungkin terjadi di platform Grab.
"Hingga saat ini Grab tidak menerima adanya laporan dari mitra pengemudi bahwa hal tersebut benar terjadi pada mereka," jelas juru bicara Grab Indonesia dalam keterangannya, Senin 18 Maret 2019.
Grab meminta mitra pengemudi untuk selalu waspada dan tidak memberikan data pribadi atau rahasia apabila dihubungi oleh pihak yang mengaku sebagai perwakilan dari Grab, baik itu melalui telepon, SMS maupun saluran komunikasi lainnya.
"Jika masyarakat memiliki informasi lainnya terkait hal ini, dimohon untuk segera melaporkannya ke layanan konsumen Grab yang dapat dihubungi 24/7 di +6221 8064 8777 atau melalui fitur Help Center di aplikasi Grab untuk dapat segera ditindaklanjuti," ujar Juru Bicara Grab Indonesia.
![[Cek Fakta] Modus Penipuan OVO Melalui Pesan <i>Pop-up</i>? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Penipuan%20grab%20ovo2(1).jpg)
Kesimpulan:
Klaim pada video bahwa adanya modus penipuan OVO melalui pesan pop-up adalah salah. Informasi hoaks tersebut masuk dalam kategori Fabricated Content (konten palsu).
Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
Referensi:
https://www.viva.co.id/digital/startup/1131283-modus-baru-kuras-saldo-ovo-grab-itu-hoax
Sumber:
Pesan berantai melalui WhatsApp
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News