Dilansir dari The Athletic, sanksi resmi terhadap Manchester City belum dijatuhkan. Pihak klub dipastikan akan mengajukan banding dan menegaskan bahwa mereka tetap menghormati proses hukum independen yang sedang berlangsung.
Kronologi Panjang Kasus Finansial Manchester City
Kasus ini bermula dari publikasi dokumen keuangan klub yang bocor di media Jerman, Der Spiegel, pada November 2018. Premier League menuduh Manchester City gagal memberikan informasi keuangan yang akurat serta rincian pembayaran pemain dan pelatih selama periode 2009 hingga 2018.
Selain itu, Manchester City didakwa melanggar regulasi Financial Fair Play UEFA serta aturan Profitability and Sustainability Rules milik Premier League.
Baca Juga :
Klasemen Liga Inggris Sebelum Jeda Internasional: Man City di Puncak, Tottenham Juru Kunci
Tuduhan pelanggaran finansial tersebut bukan yang pertama dihadapi klub berjuluk The Citizens. Pada Februari 2020, UEFA sempat menjatuhkan sanksi larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua tahun dan denda 30 juta euro kepada Manchester City.
Sanksi tersebut dijatuhkan setelah adanya temuan dari dokumen kebocoran keuangan. Namun, lima bulan kemudian, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) membatalkan larangan tampil di kompetisi Eropa tersebut.
CAS menilai sebagian besar dugaan pelanggaran tidak terbukti atau telah melewati batas waktu kedaluwarsa sesuai ketentuan UEFA. CAS kemudian hanya mengenakan denda sebesar 8,8 juta poundsterling kepada Manchester City karena dianggap tidak kooperatif selama proses penyidikan.
Sanksi Apa yang Akan Dijatuhkan untuk City?
Dilansir dari The Athletic, ketentuan mengenai sanksi yang dapat dijatuhkan kepada Manchester City diatur dalam Aturan W.51 regulasi Premier League.
Panel independen memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sejumlah sanksi, mulai dari teguran tertulis, denda finansial, pengurangan poin, hingga sanksi terberat berupa pengusiran dari kompetisi Premier League.
Baca Juga :
Utang Manchester United Tembus Rp17 Triliun
Pengurangan poin dapat diterapkan untuk musim berjalan atau secara retrospektif. Hal tersebut berpotensi memengaruhi raihan gelar juara klub pada masa lalu.
Berdasarkan Pasal W.51.7, panel juga dapat menggabungkan sejumlah sanksi. Namun, setiap keputusan harus bersifat proporsional agar dapat dipertahankan apabila Manchester City mengajukan banding.
(Ahmad Raul)