Sajian Ketan Serundeng Abon Empal. (Ilustrasi/MI.Panca Syurkani).
Sajian Ketan Serundeng Abon Empal. (Ilustrasi/MI.Panca Syurkani).

Ketan Bakal Jadi Tren Camilan 2020?

Rona camilan
Sunnaholomi Halakrispen • 06 Desember 2019 08:05
Jakarta: Camilan bisa dibilang sebagai salah satu jenis hidangan yang masih digemari siapapun. Tren camilan dari tahun ke tahun pun bisa berbeda-beda, mulai dari bahan yang sudah lama ada maupun yang kekinian.
 
Di tahun 2020, ketan diprediksi bakal dijadikan bahan tren camilan. Hal ini disampaikan oleh salah satu food blogger, Windy Iwandi atau yang biasa dikenal dengan akun sosial media @foodirectory.
 
"Boba lagi ngetren, dalam beberapa minggu ke depan akan banyak makanan yang berhubungan dengan yogurt dan ketan," ujar Windy di Kembang Goela, Jakarta Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia memaparkan bahwa camilan di Indonesia akan beradaptasi juga dari luar negeri. Adaptasi seperti itu pun, kata Windy, telah ada di Surabaya. "Berarti sebentar lagi ada di Jakarta. Minggu ini (saya) diundang sama yogurt ketan. Di Aussie, dibawa ke sini," tuturnya.
 
Inovasinya, yogurt diblender dengan buah-buahan, lalu dilengkapi dengan ketan. Menurutnya, tahun 2020 akan ngetren camilan yang berkaitan dengan cita rasa khas Indonesia.
 
"Misalnya roti. Kalau diperhatikan mulai muncul toast, daging di dalamnya. Makannya super praktis juga. Ada rendangnya, ayam cabe ijo. 2020 awal awal," ucapnya.
 
Sedangkan di tahun 2019 akhir, camilan bernama boba sedang naik daun. Banyak inovasi minuman dengan boba. Nantinya, di 2020, makanan sehat akan muncul karena semakin banyak penggemar kuliner yang memerhatikan kesehatan.
 
"Healthy food. Sekatang healthy food di mana-mana. Diet catering, salad, mulai vegan juga. Tahun 2020 orang peka dengan hal itu. Peka penggunaan barang recycle, reduce plastic," akunya. 
 
Sebagai wanita yang gemar ngemil bahkan sering kali melakukan food review, Windy mengaku bahwa mengonsumsi boba menyengkan, enak, tapi merasa berdosa. Sebab, boba memiliki banyak kandungan gula dan kalori berlebih.
 
"Less sugar saja deh mungkin. Bakal buka juga ice cream kalori rendah, mungkin akan berinovasi ke boba juga. Yogurt sehat tapi pakai boba. Jadi mungkin tetap sehat tapi masih ada bobanya," pungkas Windy.
 
Masyarakat kalangan menengah ke atas akan lebih tertarik dengan camilan sehat. Sedangkan, camilan pinggir jalan masih didominasi dengan gorengan.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif