Ilustrasi--Pexels
Ilustrasi--Pexels

10 Kesalahan saat Memanggang Steak

Rona kuliner
Anda Nurlaila • 20 September 2019 06:04
Jakarta: Aroma khas dan tekstur daging yang empuk merupakan hal yang diinginkan saat memasak steak. Tapi ada beberapa kesalahan yang membuat Anda tidak dapat menikmati daging steak yang sempurna.
 
Seperti diberitakan Readers Digest ada beberapa kesalahan umum yang dilakukan saat memasak steak, yaitu:
 
1. Tidak dibumbui/ terlalu sedikit bumbu

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anda mungkin khawatir steak terlalu asin atau menyengat dengan bumbu. Bagian dalam tidak dapat dibumbui, seringkali ketebalan daging stik kurang sehingga mengurangi aroma dan rasa khas daging. Sebaiknya bumbui daging di kedua sisi sekitar 35-40 menit sebelum dipanggang.
 
2. Memasak daging steak beku
 
Daging steak yang langsung dibakar dari lemari es tidak akan masak sempurna. Bagian dalam akan hangus sementara bagian dalamnya kurang matang. Sebelum memanggang daging keluarkan daging dari lemari es hingga daging mencapai suhu kamar. Tergantung ukuran potongan daging, letakkan daging di suhu ruang 30 menit hingga dua jam sebelum dipanggang.
 
3. Potongan yang salah
 
Tidak semua daging dapat dimasak dengan cara yang sama. Misalnya, T-bone dapat dipanggang dengan baik, tapi daging tanpa tulang paling baik dipanggang di wajan. Memasak semua daging steak dengan cara yang sama dapat menghilangkan rasa terbaiknya. Perhatikan daging dan cara masak yang Anda sukai. Jika lupa, ingat bahwa semakin tinggi harga daging, semakin besar kemungkinan daging itu untuk digoreng.
 
4. Potongan daging terlalu tipis
 
Daging steak yang dipotong terlalu tipis akan cenderung keras dan kering. Karena lemaklah yang memberi rasa unik pada hidangan ini. Sebaiknya pilih daging steak dengan lemak sehat yang terlihat sebagai garis-garis putih. Walaupun lebih mahal, kelembutan dan kesegaran daging ini lebih baik.
 
5. Membalik steak hanya sekali
 
Anggapan umum yang salah, bahwa agarsteak empuk dan berair adalah dengan membaliknya sekali saja. Steak tidak akan lezat dan kemungkinan akan membuat steak kering. Biasakan membali steak beberapa kali saat memasak terutama ketika  suhu panggangan tinggi. Membolak-balik daging steak membuat steak lebih cepat masak merata dan lebih berair. Gunakan penjepit untuk membalik steak daripada menggunakan garpu.
 
6. Mengikuti pilihan supermarket
 
Jika ingin memasak steak yang baik, pilih daging yang berkualitas. Untuk memasak seperti profesional, lebih baik membeli dari tukang daging lokal daripada daging dari supermarket. Mereka dapat membantu Anda menemukan potongan terbaik dan memberi opsi yang tidak banyak diketahui orang. Tukang daging juga dapat mengetahui jenis daging yang cocok sesuai dengan jenis makanan yang akan dimasak.
 
7. Memotongnya terlalu cepat
 
Steak yang baru matang selalu menggoda tapi tahan keinginan untuk segera memotong steak yang baru diangkat dari panggangan. Seperti banyak makanan lain, steak membutuhkan waktu untuk mengeluarkan uap sehingga membuat steak lebih juicy. Memotong daging terlalu cepat akan menyebabkan air keluar. Sehingga steak menjadi lebih kering dan kurang beraroma.
 
Yang harus dilakukan adalah bungkus daging dengan kertas timah dan diamkan selama lima menit untuk potongan yang lebih tipis hingga 15 menit untuk potongan steak yang lebih tebal. Serat daging membutuhkan waktu untuk mengembang dan menyerap cairan steak.
 
8. Tidak menggunakan termometer daging
 
Tidak peduli seberapa ahli keterampilan memanggang Anda, Anda tidak dapat mengetahui secara akurat kapan steak matang hanya dengan melihatnya. Isyarat visual bisa menipu: bagian luar terlihat matang sementara dalamnya masih mentah.
 
Jika menguji kematangan dengan garpu Anda cenderung mengeluarkan rasa dan jus daging yang membuat daging lebih lezat. Gunakan termometer untuk melihat suhu steak, Setelah dikeluarkan dari panggangan, suhu internal steak akan naik beberapa derajat saat didiamkan.
 
9: Menggunakan minyak dengan titik asap rendah
 
Minyak zaitun extra virgin memiliki banyak manfaat tapi titik didihnya rendah. Bila melewati titik didih, minyak ini akan mengeluarkan bau tidak enak dan melepas bahan kimia beracun. Memanggang steak dengan minyak zaitun juga berisiko dapur berasap dan rasa daging kurang enak. Sebagai gantinya, pakai minyak dengan titik didih lebih tinggi. Seperti canola, atau minyak zaitun ekstra ringan.
 
10: Tidak membersihkan panggangan
 
Memakai panggangan kotor membuat kualitas steak menurun. Sisa-sisa pemanggangan sebelumnya dapat menempel pada daging atau merobeknya. Bersihkan panggangan setelah digunakan. Saat masih panas, bersihkan menggunakan sikat kawat untuk menghilangkan sisa-sisa pembakaran. Tambahkan sedikit minyak, dan panggangan siap digunakan untuk penggunaan selanjutnya.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif