Ketika burger itu mengenai aliran darah Anda, yang dimulai kira-kira 15 menit setelah gigitan pertama Anda, Ada akan mengalami lonjakan glukosa yang sangat besar. (Foto Ilustrasi: Eilliv Sonas/Unsplash)
Ketika burger itu mengenai aliran darah Anda, yang dimulai kira-kira 15 menit setelah gigitan pertama Anda, Ada akan mengalami lonjakan glukosa yang sangat besar. (Foto Ilustrasi: Eilliv Sonas/Unsplash)

Apa yang Terjadi di Tubuh Anda setelah Makan Burger?

Rona makanan sehat
Sunnaholomi Halakrispen • 22 April 2019 15:56
Burger atau makanan cepat saji ternyata berhubungan dengan ukuran porsi, kalori, lemak, dan natrium yang meningkat. Sehingga kondisi tubuh Anda bakal bermasalah.
 
Jakarta:
Makan burger atau sejenisnya memang terasa nikmat di mulut. Selain bisa bikin kenyang, harga pun pas di kantong.
 
Tapi siapa sangka, mengonsumsi makanan siap saji seperti itu ternyata memiliki pengaruh yang besar tentang kualitas tubuh dan kesehatan Anda. Beberapa ilmuwan menyebut, burger atau makanan cepat saji ternyata berhubungan dengan ukuran porsi, kalori, lemak, dan natrium yang meningkat dan kondisi tubuh Anda bakal bermasalah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perinciannya, satu patty mengandung lebih dari 500 kalori. Kemudian, sebanyak 25 gram lemak jenuh, terhitung lebih dari setengah asupan harian yang Anda rekomendasikan, ditambah beberapa lemak trans.
 
Selanjutnya, juga mengandung 40 gram karbohidrat, 10 gram gula, dan 1.000 miligram natrium. Itu dengan mudah membuat daftar makanan yang tidak pernah dimakan oleh ahli gizi. Jadi sebaiknya dihindari.
 
Ketika burger itu mengenai aliran darah Anda, yang dimulai kira-kira 15 menit setelah gigitan pertama Anda, Ada akan mengalami lonjakan glukosa yang sangat besar. Aktivitas tersebut terjadi saat tubuh Anda mengubah semua kalori menjadi energi.
 
Terkadang, hal itu memicu pelepasan insulin untuk mengimbangi lonjakan. Sementara itu, terlalu banyak insulin membuat Anda merasa lapar lagi dalam beberapa jam ke depan.

Baca juga: Perbedaan Penyakit Alzheimer dan Demensia

Mengulangi pola ini dapat menyebabkan resistensi insulin, prekursor diabetes. Para peneliti mengaitkan hal ini dengan stres oksidatif pada sel-sel yang terjadi ketika mengonsumsi kalori dalam jumlah berlebih.
 
Semua lemak jenuh itu juga memiliki efek yang sangat instan. Ketika para peneliti memberi makan makanan cepat saji yang tinggi lemak jenuh kepada para pria dan kemudian mengukur fungsi endotel mereka, wilayah arteri mereka secara signifikan terganggu.
 
Ini adalah langkah pertama menuju aterosklerosis, yaitu pembatasan aliran darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Cari tahu lebih lanjut tentang efek makan makanan cepat saji pada sistem kekebalan tubuh Anda.
 
Sebab, tingginya jumlah natrium dalam patty daging sapi dapat memperparah masalah. Sebuah studi terpisah yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa makanan asin dapat berdampak negatif pada fungsi pembuluh darah hanya dalam waktu 30 menit.
 
Para peneliti melayani peserta studi makan 1.000 kalori yang sarat dengan lemak jenuh dan menemukan bahwa, dalam waktu empat jam, setiap orang yang mengonsumsinya telah meningkatkan trigliserida dan asam lemak dalam darah mereka.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(FIR)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif