Hal itu terungkap melalui penelitian yang dilakukan pakar biokimia setelah menganalisis metabolisme dan kadar mikroskopik dalam tubuh. Penelitian ini sekaligus mengungkap pertanyaan mengapa olahraga sangat efektif membantu merampingkan tubuh.
Dalam penelitian yang hasilnya telah dipublikasikan British Medical Journal edisi Desember2014, peneliti menyimpulkan paru-paru adalah organ kunci yang mampu mengontrol berat badan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Para peneliti yakni Ruben Meerman dan Andrew Brown dari The University of New South Wales mengatakan, "Penelitian kami membuktikan bahwa paru-paru merupakan organ utama pengendali berat badan kita.
Saat berolahraga, lemak terpecah dan ikatan kimia rusak, proses inilah yang melepaskan panas dan bahan bakar untuk otot. Tapi banyak atom lemak meninggalkan tubuh melalui paru-paru
Mereka mencontohkan, dalam sehari, seseorang rata-rata kehilangan 200 gram karbon dioksida saat kita tidur. Mengganti 1 jam istirahat dengan olahraga ringan semisal joging akan menambah pengeluaran 40 gram ekstra.
Jadi, pada intinya, untuk menjaga berat badan, Anda perlu menyeimbangkan apa yang dimakan dengan lemak yang dibakar tubuh kemudian dikeluarkan via napas.
"Membakar lemak tubuh berrati harus memecah karbon dioksida di sel lemak tersebut. Ini sesuai dengan pepatah, makan sedikit, banyak bergerak," kata para peneliti seperti dikutip BBC.com.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(PRI)
