Wanita bisa saja mengalami serangan jantung tanpa disertai perasaan sesak di dada (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Wanita bisa saja mengalami serangan jantung tanpa disertai perasaan sesak di dada (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Penyakit Jantung pada Wanita yang Sebaiknya Anda Ketahui

Rona penyakit jantung
Raka Lestari • 19 Februari 2020 09:00
Jakarta: Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Baik wanita maupun pria memiliki kemungkinan yang sama untuk mengalami penyakit jantung. Meskipun memang, terdapat beberapa perbedaan penyakit jantung yang terjadi pada wanita.
 
Dan berikut ini adalah beberapa hal mengenai penyakit jantung pada wanita yang mungkin sebaiknya Anda ketahui seperti dilansir dari Thehealthy:

1. Gejala serangan jantung mungkin lebih halus

“Meskipun pria dan wanita sama-sama dapat mengalami tekanan dada yang terasa menyesakkan, akan tetapi wanita bisa saja mengalami serangan jantung tanpa disertai perasaan sesak di dada,” ujar Nieca Goldberg, MD, direktur medis untuk Joan H. 
 
Tisch Center for Women’s Health di NYU Langone Medical Center. “Sebagai penggantinya, wanita mungkin mengalami napas terengah-engah, tekanan atau rasa sakit di dada bagian bawah atau perut bagian atas, pusing, sakit kepala ringan atau pingsan, tekanan punggung atas atau kelelahan ekstrem.”

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyakit Jantung pada Wanita yang Sebaiknya Anda Ketahui
(Ada baiknya Anda periksa kesehatan jantung Anda, karena wanita bisa saja mengalami serangan jantung tanpa disertai perasaan sesak di dada. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

2. Wanita mungkin memiliki jenis penyakit jantung yang berbeda

Menurut ahli jantung C. Noel Bairey Merz, MD alasan mengapa gejala serangan jantung dapat muncul secara berbeda pada wanita adalah karena ada perbedaan dalam pola plak dan penyumbatan antara pria dan wanita. 
 
Ia menjelaskan bahwa penyakit jantung wanita seharusnya disebut penyakit jantung iskemik, yang mengindikasikan kurangnya aliran darah dan oksigen ke jantung.

3. Pasien wanita butuh waktu lebih lama untuk sampai ke rumah sakit

Wanita membutuhkan waktu lebih lama untuk meminta bantuan daripada pria. “Temuan kami dapat menjadi peringatan bagi wanita, yang mungkin tidak memahami risiko pribadi mereka terhadap penyakit jantung dan mungkin memerlukan lebih banyak waktu untuk menyadari bahwa mereka mengalami serangan jantung dan membutuhkan bantuan medis yang mendesak,” ujar Raffaele Bugiardini, seorang profesor kardiologi di Universitas Bologna di Italia.

4. Stres sehari-hari berefek lebih besar pada jantung

Dalam sebuah studi Universitas Duke baru-baru ini, menemukan bahwa penggumpalan trombosit darah, yang dapat menyebabkan serangan jantung, lebih banyak terjadi pada wanita yang mengalami stres daripada pada pria yang stres.
 


 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif