Saat gigi susu mulai tumbuh di sekitar usia enam bulan, American Academy of Pediatrics menyarankan mulai menyikat gigi anak dengan pasta gigi berflouride. (Foto: Pixabay.com)
Saat gigi susu mulai tumbuh di sekitar usia enam bulan, American Academy of Pediatrics menyarankan mulai menyikat gigi anak dengan pasta gigi berflouride. (Foto: Pixabay.com)

Cara Merawat Gusi dan Gigi Susu Bayi

Rona perkembangan anak
Anda Nurlaila • 25 Januari 2019 13:10
Jakarta: Menjaga kesehatan mulut buah hati telah dimulai sejak bayi. Perawatan gusi dan lidah bayi sangat penting walaupun giginya belum tumbuh. Kebiasaan yang dimulai sejak dini dapat menentukan kesehatan mulut bayi hingga nanti.
 
Pada bayi yang baru lahir dan hanya mendapat ASI, Anda dapat membiasakan menyeka gusinya dengan kain kasa atau kain basah lembut saat memandikan si kecil.
 
Tak perlu menggunakan pasta gigi. Lilitkan kain atau kasa di sekitar jari telunjuk dan gosok dengan lembut ke gusinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bakteri di mulut biasanya tidak terlalu berbahaya sebelum gigi pertama muncul. Tetapi rutinitas ini membuat bayi lebih mudah saat beralih menggunakan sikat gigi di kemudian hari.
 
Saat gigi susu mulai tumbuh di sekitar usia enam bulan, American Academy of Pediatrics menyarankan mulai menyikat gigi anak dengan pasta gigi berflouride.
 

(Saat gigi susu mulai tumbuh di sekitar usia enam bulan, American Academy of Pediatrics menyarankan mulai menyikat gigi anak dengan pasta gigi berflouride. Foto: Janko Ferlic/Unsplash.com)
 
(Baca juga: Umur Berapakah Bayi Tumbuh Gigi?)
 
Ada beberapa cara menyikat gigi bayi seperti dimuat Babycenter, yaitu:
 
1. Sikat gigi bayi dua kali sehari
Di pagi hari dan tepat sebelum tidur. Gunakan sikat gigi bayi dengan kepala kecil dan lembut.
 
2. Gunakan pasta gigi berflouride sebesar butiran beras
Pasta gigi berflouride mencegah kerusakan gigi dengan memperkuat enamel agar lebih tahan terhadap asam dan bakteri berbahaya. Bila terlalu banyak flouride gigi anak dapat mengalami fluorosis, yaitu bintik-bintik putih yang muncul pada gigi dewasa.
 
3. Sikat dengan lembut
Terutama bagian dalam dan luar gigi, serta lidah bayi untuk membersihkan bakteri penyebab bau mulut. Tidak perlu membersihkan sisa-sisa pasta gigi, karena pasta gigi yang dipakai hanya sedikit.
 
4. Perhatikan kondisi sikat gigi
Ganti sikat gigi segera setelah bulu mulai usang atau mekar. Saat ini bayi belum memerlukan benang gigi. Penggunaan benang gigi disarankan apabila sikat gigi sudah tidak dapat membersihkan gigi.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi