Alzheimer adalah penyakit progresif yang dapat merusak ingatan dan fungsi mental lainnya.
Studi tersebut menunjukkan bahwa reduksi dini pada kepadatan mineral tulang yang terjadi pada model praklinis dari Alzheimer disebabkan karena degenerasi pada area stem otak.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Stem otak adalah neurokimia yang mengontrol suasana hati, tidur, dan metabolisme, yang memproduksi sebagian besar serotonin pada otak.
Penurunan kepadatan mineral tulang, yang terkadang menyebabkan osteoporosis, mengarah pada peningkatan risiko patah tulang, penurunan kualitas hidup, dan peningkatan angka kematian akibat Alzheimer.
Oleh karena itu, keropos tulang dini dan kekurangan serotonin dalam Alzheimer dapat memberikan informasi yang penting terkait pendekatan diagnosis dan pengobatan pada pasien.
"Penilaian rutin tentang kepadatan tulang dapat menjadi penanda bagi risiko Alzheimer pada populasi yang berusia tua," ujar pemimpin studi Christine Dengler-Crish, asisten profesor di Northeast Ohio Medical University(Neomed), Amerika Serikat.
Ia menambahkan, penemuan tersebut memotivasi para peneliti untuk mencari tahu sistem serotonin yang bisa dijadikan sebagai target terapi potensial baru untuk penyakit tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
