Masturbasi bisa membantu melepaskan endorfin alias hormon bahagia dalam tubuh. (Foto: Ilustrasi. Dok. Tikkho Maciel/Unsplash.com)
Masturbasi bisa membantu melepaskan endorfin alias hormon bahagia dalam tubuh. (Foto: Ilustrasi. Dok. Tikkho Maciel/Unsplash.com)

Apakah Masturbasi Membakar Kalori?

Rona seks dan kesehatan
Dhaifurrakhman Abas • 28 Desember 2018 17:00
Jakarta: Berbicara kegiatan masturbasi tak ada habisnya. Beberapa kalangan beranggapan hal itu dilarang dengan alasan teologis.
 
Di sisi lain, banyak penelitian medis menanggapi masturbasi bukan merupakan kegiatan negatif. Justru baik untuk kesehatan seksual seseorang.
 
Tetapi apakah masturbasi sama baiknya dengan kegiatan seksual berpasangan dalam membakar kalori tubuh?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut sebuah makalah penelitian yang diterbitkan dalam PLOS One, pengeluaran energi selama aktivitas seksual berpasangan adalah 101 kCal pada pria dan 69,1 kCal pada perempuan.
 
Sementara olahraga dengan intensitas sedang selama 30 menit bisa membakar 276 kCal pada pria dan 213 kCal pada perempuan.
 
Sekarang bayangkan jika hubungan seksual membakar sekitar 101 kalori. Tentu saja, secara logika, kalori yang dibakar selama masturbasi secara alami akan jauh lebih sedikit.
 
(Baca juga: Sering Masturbasi Bisa Sebabkan Kemandulan)
 
Apakah Masturbasi Membakar Kalori?
(Masturbasi bisa membantu melepaskan endorfin alias hormon bahagia dalam tubuh. Masturbasi juga bisa mendorong seseorang memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Foto: Gregory Pappas/Unsplash.com)
 
Menurut Times of India, kegiatan masturbasi tidak melibatkan gerakan tubuh penuh laiknya hubungan seksual berpasangan. Selama masturbasi, Anda mungkin melakukannya sambil berbaring.
 
Sampai pada titik tertentu, masturbasi bukanlah aktivitas yang intensif secara fisik. Untuk membakar kalori, tentu Anda perlu melakukan gerakan kardio yang tepat untuk meningkatkan denyut jantung dalam jangka waktu yang lebih lama.
 
Bahkan saat mencapai klimaks, masturbasi dirasa tidak akan menaikkan detak jantung yang berujung pada pembakaran lemak tubuh.
 
Jadi jika itu tidak membantu Anda mengeluarkan kalori, apakah sebaiknya Anda berhenti melakukan masturbasi?
 
Tidak juga. Sebab, masturbasi bisa membantu melepaskan endorfin alias hormon bahagia dalam tubuh. Masturbasi juga bisa mendorong seseorang memiliki kualitas tidur yang lebih baik.
 
Masih dari Times of India, disebutkan belum ada kelemahan yang didapatkan dari kegiatan masturbasi. Kecuali ketika Anda gagal mengendalikan dorongan seksual yang berujung pada kecanduan melakukan kegiatan itu.
 
Hal ini dapat merusak hubungan sosial dan membuat orang yang kecanduan merasa tak nyaman menjalani hidup. Anda juga harus menjaga kebersihan seksual saat melakukan masturbasi agar tak mengalami serangan berbagai penyakit.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif