Pencabutan gigi susu akan lebih baik Jika derajat goyang lebih dari 3 mm. (Foto: Pexels)
Pencabutan gigi susu akan lebih baik Jika derajat goyang lebih dari 3 mm. (Foto: Pexels)

Mencabut Gigi Susu Anak di Rumah

Rona kesehatan gigi dan mulut gigi
Dhaifurrakhman Abas • 16 Agustus 2019 12:00
Umumnya, penyebab goyangnya gigi susu karena proses alamiah resorbsi atau pemecahan pada akar gigi. Selain itu, gigi susu goyang juga dapat terjadi karena trauma.
 
Jakarta: Penyebab goyangnya gigi susu pada anak dapat disebabkan oleh beberapa hal. Namun secara umum, proses resorbsi atau pemecahan pada akar gigi tersebut terjadi karena proses alamiah.
 
Menurut Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak RS Pondok Indah, drg. Dewi Riasari, Sp. KGA, bergantinya gigi susu umumnya dimulai pada saat anak berusia 6 tahun. Saat itu, proses pertumbuhan gigi primer mulai terjadi dan mendesak akar gigi susu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Ini mengakibatkan gigi susu goyang,” kata Dewi, kepada Medcom.id.
 
Selain proses alamiah, kata Dewi, gigi susu juga dapat goyang karena trauma maupun akibat infeksi lantaran gigi berlubang. Sehingga gigi susu mesti segera dicabut.
 
“Jika ibu ingin mencabut gigi susu anak Anda di rumah, sebaiknya pada kasus goyangnya gigi secara alamiah, akan tetapi tetap perlu memperhatikan derajat goyangnya gigi,” sambung dia.
 
Dewi mengatakan, pencabutan gigi susu akan lebih baik Jika derajat goyang lebih dari 3 mm. Gigi susu dalam kondisi tersebut dapat digoyangkan ke segala arah ataupun dapat lepas atau dicabut sendiri.
 
“Akan tetapi jika derajat goyangya gigi susu masih sedikit, yaitu kurang dari 2 mm, dan gigi tidak bisa digoyangkan ke segala arah atau jika gigi tetap sudah tumbuh di belakang gigi susu, sebaiknya anak dibawa ke dokter gigi spesialis kedokteran gigi anak,” beber dia.
 
Mencabut Gigi Susu Anak di Rumah
Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak RS Pondok Indah, drg. Dewi Riasari, Sp. KGA. (Foto: Dok RSPI)
 

Dewi mengatakan, dokter spesialis gigi anak bakal melakukan pencabutan gigi melalui bantuan anastesi. Hal ini dilakukan untuk mencegah anak merasa sakit dan trauma akibat pencabutan gigi. Selain itu, kunjungan dokter juga untuk memastikan tidak terjadi kesalahan pencabutan gigi yang menyebabkan akar gigi patah.

Langkah mencabut gigi susu anak

Sementara itu, Dewi mengingatkan beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin mencabut gigi susu anak di rumah. Hal pertama ialah kemauan dan kesiapan anak untuk dicabut giginya.
 
Ketika anak sudah bersedia, Dewi menganjurkan orang tua untuk meminta anak menggoyang-goyangkan gigi tersebut dengan tangan maupun dengan lidahnya. Jika si anak tidak terlihat kesakitan berarti gigi siap untuk dicabut.
 
“Kemudian perhatikan juga kebersihan tangan anak maupun ibu sebelum mencabut gigi untuk mencegah terjadinya infeksi,” ungkap dia.
 
Langkah selanjutnya, siapkan kasa steril yang telah didinginkan dengan es batu. Lalu letakkan kasa dingin pada permukaan depan dan belakang dari gigi yang akan dicabut sambil ditekan.
 
Minta anak untuk menggoyangkan dan memutar gigi tersebut sekali lagi agar ia dapat mengontrol sendiri rasa sakitnya. Lakukan hal ini beberapa kali hingga gigi terlepas.
 
“Beritahukan anak Anda bahwa akan ada sedikit perdarahan. Jangan lupa untuk gigitkan kasa steril agar darah berhenti,” tandasnya.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif