FITNESS & HEALTH

Pakai Obat Kumur saat Puasa, Batal Nggak Sih?

Aulia Putriningtias
Jumat 20 Februari 2026 / 21:54
Ringkasnya gini..
  • Masalah bau mulut masih jadi masalah ketika bulan puasa.
  • Menggunakan obat kumur secara berlebihan, hukumnya bisa berubah.
  • Jika ragu menggunakan obat kumur, kamu bisa menjaga kebersihan mulut.
Jakarta: Masalah bau mulut masih jadi masalah ketika bulan puasa. Pasalnya, banyak yang menganggap menggunakan obat kumur dapat membatalkan puasa, apakah benar?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan mayoritas ulama berpendapat bahwa menggunakan obat kumur saat puasa diperbolehkan, asalkan tidak ada cairan yang tertelan. Hal ini karena ada kesepakatan faktor mengenai pembatalan puasa.

Salah satu hal yang membatalkan puasa yang disepakati oleh para ulama adalah makan dan minum, yaitu memasukkan makanan atau minuman ke jauf (rongga tubuh, atau perut). Hal ini baik melalui mulut maupun hidung.
 
Bagi orang yang membutuhkan pemakaian obat kumur, untuk memakainya ini tidak membatalkan puasanya. Bahkan, jika kamu tidak sengaja untuk tertelan sedikit, masih tidak membatalkan puasa.

Namun, bukan berarti posisi kamu bisa terus menerus menggunakan obat kumur karena mencari kesegaran. Menggunakan obat kumur secara berlebihan, hukumnya bisa berubah menjadi makruh, yakni sesuatu yang tidak disukai Allah dan sebaiknya dihindari.

Jika kamu ingin tetap menggunakan obat kumur tanpa batal puasa, inilah yang benar-benar harus kamu pahami, antara lain:
 

1. Jangan sampai tertelan


Kamu perlu memastikan seluruh cairan obat kumur dikeluarkan kembali dari mulut hingga bersih.
 

2. Tidak berkumur berlebihan


Jangan berkumur terlalu kencang atau terlalu lama. Semakin lama cairan di dalam mulut, semakin tinggi risiko ada bagian yang masuk ke tenggorokan.
 

3. Pilih waktu yang cocok


Para ahli menyarankan agar penggunaan obat kumur dilakukan tepat setelah sahur atau saat berbuka puasa. Hal ini untuk meminimalisir risiko tertelan.
 

4. Menggunakan alternatif lain


Jika ragu menggunakan obat kumur, kamu bisa menjaga kebersihan mulut dengan bersiwak atau sikat gigi. Namun, kamu tidak perlu menggunakan pasta gigi yang rasanya terlalu tajam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH