FITNESS & HEALTH

Takut Lemas Pas Puasa? Ini Tips Olahraga Biar Tetap Aman

Aulia Putriningtias
Jumat 20 Februari 2026 / 21:21
Ringkasnya gini..
  • Beragam orang khawatir untuk berolahraga saat puasa.
  • Lelah dan lemas ini terjadi akibat perubahan pola makan.
  • Pilihlah olahraga dengan intensitas rendah.
Jakarta: Puasa adalah saat kita melakukan ibadah dengan menahan haus dan lapar. Ketika menghadapi puasa, apakah sebenarnya melakukan olahraga benar-benar aman?

Beragam orang khawatir untuk berolahraga saat puasa. Ada berbagai alasan, mulai dari takut lemas, haus yang berlebihan, hingga khawatir dengan keamanan.

Saat menahan haus dan lapar untuk waktu yang cukup lama, tubuh memang dapat terasa lebih lemas dan lelah dari biasanya. Namun, tidak selalu lemas menunjukkan hal berbahaya.

Umumnya, lelah dan lemas ini terjadi akibat perubahan pola makan dan minum selama puasa. Jadi, kamu bisa mengatur olahraga sesuai dengan kemampuan kamu.
Menurut dr. Agil Wahyu Wicaksono, MBiomed. dari Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, secara medis, aktivitas lari saat berpuasa tidak dilarang. 

"Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa individu sehat tetap dapat melakukan olahraga ringan hingga sedang selama Ramadan tanpa risiko kesehatan yang signifikan," paparnya, dikutip dalam laman resmi IPB University.

Berolahraga saat puasa juga mendatangkan manfaat. Mulai dari mood (suasana perasaan) yang baik, berat badan lebih terkontrol, tubuh tetap bugar, sensitivitas insulin meningkat, hingga daya tahan tubuh lebih terjaga.
 

Bagaimana cara olahraga yang baik saat berpuasa?


Kamu tetap bisa berolahraga ketika berpuasa. Dilansir dalam beberapa sumber, agar olahraga yang kamu lakukan saat puasa aman dan memberi manfaat, inilah yang perlu diperhatikan, yaitu:
 

1. Sahur makanan bergizi


Pastikan kamu sahur dengan menu makanan bergizi agar tubuh mendapatkan gizi dan energi yang cukup untuk berolahraga saat puasa.
 

2. Cukup air mineral


Pastikan untuk minum air putih 8 gelas per hari selama waktu berbuka dan sahur. Ini akan membantumu dalam mengoptimalkan olahraga juga.
 

3. Pilih waktu olahraga yang sesuai


Biasanya banyak yang memilih olahraga di pagi hari setelah sahur, sebab masih memiliki energi. Ada juga yang memilih sore hari karena menunggu berbuka puasa.

Tak masalah juga jika kamu sempatkan olahraga di malam hari setelah berbuka puasa. Namun, sebaiknya memberikan jeda karena olahraga setelah makan, dapat membuatmu mual.
 

4. Pilih olahraga intensitas rendah


Pilihlah olahraga dengan intensitas rendah, seperti jalan santai, bersepeda santai, yoga, pilates, atau tai chi. Lakukan olahraga dengan durasi 30–50 menit, sebanyak 2–3 kali seminggu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH