FITNESS & HEALTH

Kram Datang tanpa Haid? Ini Penyebab Paling Umum yang Sering Terjadi

A. Firdaus
Jumat 20 Februari 2026 / 14:15
Ringkasnya gini..
  • Kram panggul walau tidak saat haid bukan hal yang jarang terjadi.
  • Kram panggul dapat menandakan masalah pada organ panggul.
  • Pada pertengahan siklus menstruasi, sebagian orang merasakan nyeri tajam.
Jakarta: Kram perut atau panggul sering dikaitkan dengan menstruasi. Namun, bagaimana jika rasa nyeri itu muncul saat tidak sedang haid? Kondisi ini ternyata cukup umum dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari gangguan pencernaan hingga masalah pada organ reproduksi.

Suzy Lipinski, MD, dokter kandungan dan ginekolog di Pediatrix Medical Group, menjelaskan bahwa kram panggul bukan hal yang jarang terjadi. “Saraf di panggul tidak spesifik pada area yang terkena seperti pada kulit kamu," katanya.

“Jadi, kram panggul dapat menandakan masalah pada organ panggul mana pun, seperti organ reproduksi wanita, usus, sistem kandung kemih, atau bahkan otot dasar panggul,” tambah dr. Lipinski.
 
Dilansir dari Parents, berikut adalah empat penyebab paling umum kram yang sering dialami oleh para Moms.
 

1. Kram usus


Gangguan pencernaan seperti infeksi lambung virus, termasuk norovirus, keracunan makanan, hingga kondisi kronis seperti penyakit Crohn, kolitis ulserativa, atau penyakit celiac bisa memicu nyeri yang terasa seperti kram menstruasi.

“Salah satu penyebab paling umum kram yang tidak terkait dengan menstruasi adalah kram usus,” kata dr. Lipinski.

Biasanya kondisi ini juga disertai diare, sembelit, mual, atau muntah. Bahkan sembelit parah dapat memicu kram hebat di area panggul.
 

2. Ovulasi


Pada pertengahan siklus menstruasi, sebagian orang merasakan nyeri tajam di satu sisi panggul yang dikenal sebagai mittelschmerz. Nyeri ini bisa berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam dan umumnya tidak berbahaya.
 

3. Kista ovarium


Kista merupakan kantong berisi cairan yang tumbuh di ovarium dan sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, dalam beberapa kasus, kista dapat memicu kram dengan intensitas bervariasi, biasanya terasa di satu sisi panggul dan disertai rasa kembung atau tekanan.

Jika muncul nyeri perut yang tiba-tiba dan sangat intens, disertai demam, pusing, muntah, atau sesak napas, kondisi tersebut perlu segera mendapat penanganan medis karena bisa menandakan kista pecah.
 

4. Spasme otot dasar panggul


Otot ini berperan menopang rahim, kandung kemih, dan usus. Ketika mengalami kejang, rasa nyeri bisa menjalar hingga punggung bawah atau tulang ekor. Kondisi ini bisa muncul setelah trauma, kecelakaan, atau proses persalinan.

Melihat banyaknya kemungkinan penyebab, penting untuk memperhatikan pola dan gejala yang menyertai kram. Jika nyeri terasa ringan dan tidak berlangsung lama, biasanya tidak berbahaya.

Namun, bila kram semakin parah atau mengganggu aktivitas sehari-hari, pemeriksaan medis menjadi langkah bijak.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH