FITNESS & HEALTH

Microsleep Itu Nyata, Begini 5 Cara Mengatasinya

A. Firdaus
Jumat 20 Februari 2026 / 10:13
Ringkasnya gini..
  • Kamu harus waspada akan datangnya microsleep.
  • Gejalanya bisa disebabkan selain mengantuk.
  • Microsleep merupakan kondisi di mana kamu akan tertidur singkat dari 1 detik
Jakarta: Saat Ramadan, tentunya kamu bakal bangun lebih dini daripada hari-hari lain biasanya. Tentunya, rasa kantuk bakal menggelayutimu terutama saat berkendara, baik kamu pengendara motor maupun mobil.

Kamu harus waspada akan datangnya microsleep. Kondisi microsleep bisa dikatakan dengan tertidur sejenak. 

Microsleep merupakan momok bagi para pengendara, baik itu roda empat ataupun roda dua. Bahkan risiko kecelakaan yang mengakibatkan luka-luka hingga kematian, lebih besar bagi para pengendara roda dua. Meski demikian, karena tuntutan pekerjaan disebabkan mengejar waktu, mau tidak mau microsleep menjadi tantangan lumrah para pengendara.

 

Microsleep, antara lelah dan tuntutan pekerjaan


Microsleep merupakan kondisi di mana kamu akan tertidur singkat dari 1 detik hingga beberapa detik, dan kemudian kaget terbangun. Penyebabnya karena kondisi kamu terlalu lelah untuk bisa menahan kantuk yang datang. 

Saat tertidur beberapa detik inilah, pasti kamu akan kehilangan kendali karena berada di alam bawah sadar. Kecelakaan pun kemungkinan besar terjadi.

Gejalanya bisa disebabkan selain mengantuk, juga dikarenakan kamu mengalami kebosanan. Kemudian konsentrasi akan mulai pecah, dengan tanda salah menyalakan lampu, hingga tidak bisa mengatur kecepatan. 

Tahap paling mendekati Microsleep, kelopak mata akan terasa sangat berat. Mata akan memaksa untuk tertutup, namun kita merasa tidak kuat untuk menahannya. Kondisi ini akan dibarengi dengan menguap yang sering, dan tahap terakhir, mata tertutup dan kita pun akan tertidur.  
 

Cara mengatasi microsleep


Ada beberapa cara untuk melawan Microsleep saat dalam perjalanan. Untuk menghindari terkena Microsleep, tentu kamu harus paham dulu apa penyebabnya. Diketahui, Microsleep menyerang ketika kondisi tubuh sedang lelah. 

Oleh karena itu, ketika sudah merasa mengalami gejala Microsleep seperti yang sudah diuraikan di atas, ambillah istirahat sejenak. 
 

1. Singgahi Rest Area


Manfaatkan SPBU, Masjid atau Rest Area yang ada saat kamu melewati. Cukup istirahat sekitar 15-30 menit, untuk kembali memulihkan rasa kantuk yang ada.
 

2. Putar lagu atau mendengarkan murottal


Selain faktor kelelahan, Microsleep akan menyerang ketika kamu dilanda kebosanan. Untuk mengusir kebosanan, kamu bisa memutar lagu atau murottal melalui handphone atau pemutar musik lainnya.



Mendengarkan suara, bisa mengalihkan perhatian karena otak akan memproses suara yang terdengar, sehingga rasa bosan bisa dihilangkan.
 

3. Bukan jendela atau kaca helm


Konsentrasi saat gejala Microsleep muncul akan terpecah, sehingga kita tidak begitu awas dengan kondisi sekitar. Untuk menyiasatinya, jika kamu menggunakan helm full face, buka kaca helm. Kemudian biarkan udara menerpa wajahmu. 

Angin yang menghantam wajah, akan mengembalikan konsentrasi, dan juga mengusir kantuk yang ada.
 

4. Perbanyak minum air putih


Kamu juga bisa memperbanyak minum air putih saat dalam perjalanan. Konsentrasi bisa hilang dan rasa ngantuk datang, karena tubuh mengalami dehidrasi. 



Saat terlalu lama mengemudi, membuat peredaran darah tidak lancar, hal inilah juga menjadi penyebab rasa kantuk datang. Saat ramadan, pastikan minum air putihnya sebelum imsak ya!

5. Stretching


Selain minum air putih kamu anda bisa berhenti sejenak untuk melakukan stretching atau senam kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH