FITNESS & HEALTH
Era Robotik untuk Penanganan Bedah Urologi dengan Hadirkan SURE
Aulia Putriningtias
Jumat 20 Februari 2026 / 11:15
- Bedah robotik yang memungkinkan tindakan minimal invasif.
- Alat ini direkomendasikan dan diterapkan pada kasus tertentu.
- Robotik ini lebih cocok untuk penekanan agar tidak berlanjut ke stadium lanjut.
Jakarta: Pesatnya teknologi di dunia semakin memperkuat berbagai bidang. Salah satunya dalam kesehatan, bagian bedah urologi, dengan menghadirkan alat canggih.
Salah satu yang baru saja meluncurkan pusat layanan SURE (Summit Robotic & Endourology Institute), Eka Hospital MT Haryono memperkenalkan alat Da Vinci Surgical System. Ini adalah bedah robotik yang memungkinkan tindakan minimal invasif dengan risiko komplikasi lebih rendah.
Dokter Spesialis Urologi Eka Hospital MT Haryono, Prof. dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, Sp.U, Subs. Onk. (K), FICRS, PhD, mengatakan bahwa benefit dari teknologi ini adalah presisi yang tinggi. Alat ini dinilai mampu menekan efek samping, sekaligus meningkatkan ketepatan prosedur.
"Dari segi presisi, bedah robotik memang paling, karena ada dokter juga manusia yang ada batasnya. Tapi kehadirannya bukan untuk menggantikan dokter, melainkan menyempurnakan bedah di bidang kedokteran," ungkapnya dalam peluncuran SURE di Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.
Meskipun dinilai canggih, tetapi ada beberapa segmentasi pasien yang diperbolehkan menggunakannya. Alat ini direkomendasikan dan diterapkan pada kasus tertentu, terutama tumor stadium awal.
"Paling bagus tadi kalau kita bicara tumor, tentu tumor yang stadium awal. Stadium satu, itu yang paling bisa kita kerjakan," jelas. Prof. Agus.
Untuk kasus stadium lanjut, pemanfaatan teknologi robotik ini masih dikatakan terbatas dan terus dalam tahap evaluasi. Jadi, robotik ini lebih cocok untuk penekanan agar tidak berlanjut ke stadium lanjut.
Selain meningkatkan keberhasilan dalam operasi, sistem robotik juga dinilai mampu menekan risiko komplikasi pascaoperasi. Salah satu contohnya pada operasi radikal prostat, yaitu risiko inkontinensia urine (mengompol pascaoperasi) dapat diminimalkan.
Direktur Eka Hospital MT Haryono, dr. Sheirly Novan Indra, mengatakan bahwa kehadiran pusat layanan SURE merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan berstandar global.
"Melalui teknologi robotik Da Vinci, kami ingin memberikan pengalaman pelayanan bedah robotik yang aman dan nyaman bagi pasien,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Salah satu yang baru saja meluncurkan pusat layanan SURE (Summit Robotic & Endourology Institute), Eka Hospital MT Haryono memperkenalkan alat Da Vinci Surgical System. Ini adalah bedah robotik yang memungkinkan tindakan minimal invasif dengan risiko komplikasi lebih rendah.
Dokter Spesialis Urologi Eka Hospital MT Haryono, Prof. dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, Sp.U, Subs. Onk. (K), FICRS, PhD, mengatakan bahwa benefit dari teknologi ini adalah presisi yang tinggi. Alat ini dinilai mampu menekan efek samping, sekaligus meningkatkan ketepatan prosedur.
"Dari segi presisi, bedah robotik memang paling, karena ada dokter juga manusia yang ada batasnya. Tapi kehadirannya bukan untuk menggantikan dokter, melainkan menyempurnakan bedah di bidang kedokteran," ungkapnya dalam peluncuran SURE di Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.
Siapa saja yang bisa menggunakan alat robotik bedah urologi?
Meskipun dinilai canggih, tetapi ada beberapa segmentasi pasien yang diperbolehkan menggunakannya. Alat ini direkomendasikan dan diterapkan pada kasus tertentu, terutama tumor stadium awal.
"Paling bagus tadi kalau kita bicara tumor, tentu tumor yang stadium awal. Stadium satu, itu yang paling bisa kita kerjakan," jelas. Prof. Agus.
Untuk kasus stadium lanjut, pemanfaatan teknologi robotik ini masih dikatakan terbatas dan terus dalam tahap evaluasi. Jadi, robotik ini lebih cocok untuk penekanan agar tidak berlanjut ke stadium lanjut.
Selain meningkatkan keberhasilan dalam operasi, sistem robotik juga dinilai mampu menekan risiko komplikasi pascaoperasi. Salah satu contohnya pada operasi radikal prostat, yaitu risiko inkontinensia urine (mengompol pascaoperasi) dapat diminimalkan.
Direktur Eka Hospital MT Haryono, dr. Sheirly Novan Indra, mengatakan bahwa kehadiran pusat layanan SURE merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan berstandar global.
"Melalui teknologi robotik Da Vinci, kami ingin memberikan pengalaman pelayanan bedah robotik yang aman dan nyaman bagi pasien,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)