Puasa. DOK Freepik
Puasa. DOK Freepik

10 Negara Puasa Tercepat di Dunia, Ada yang Cuma 11 Jam

Renatha Swasty • 20 Februari 2026 10:50
Ringkasnya gini..
  • Durasi puasa antara negara yang satu dengan negara yang lain bisa berbeda.
  • Perbedaan waktu terjadi karena posisi geografis masing-masing negara terhadap matahari yang memengaruhi terjadinya siang dan malam.
  • Beberapa wilayah mendapatkan waktu siang hari lebih singkat sehingga waktu berbuka puasa tiba lebih awal dibandingkan dengan wilayah lainnya.
Jakarta: Ramadan adalah bulan ketika umat Islam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam. Puasa bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana melatih kesabaran, disiplin, dan empati terhadap sesama. 
 
Satu hal yang selalu menarik perhatian setiap tahunnya adalah perbedaan durasi waktu puasa yang harus dijalani oleh umat Islam di berbagai negara. Perbedaan waktu ini terjadi karena posisi geografis masing-masing negara terhadap matahari yang memengaruhi terjadinya siang dan malam. 
 
Ramadan 2026 yang jatuh di antara bulan Februari hingga Maret, ketika menuju musim semi. Kondisi ini membuat pembagian waktu siang dan malam di bumi cenderung lebih seimbang, berbeda dengan saat Ramadan jatuh di puncak musim panas yang sangat panjang atau musim dingin yang sangat singkat.

Meskipun rata-rata durasi puasa di seluruh dunia berada di angka 13 hingga 15 jam, ternyata ada beberapa wilayah yang mendapatkan waktu siang hari lebih singkat. Fenomena ini memberikan warna tersendiri bagi umat Islam di negara-negara tertentu, karena waktu berbuka puasa tiba lebih awal dibandingkan dengan wilayah lainnya. 

Negara dengan durasi puasa tercepat

Mengutip laman Seasia.stats, berikut deretan negara yang memiliki durasi puasa tercepat tahun ini:
  1. Finlandia: 11 jam 53 menit
  2. Rusia: 12 jam
  3. Britania Raya/Inggris Raya: 12 jam 8 menit
  4. Spanyol: 12 jam 23 menit
  5. Turki: 12 jam 23 menit
  6. Amerika Serikat: 12 jam 25 menit
  7. Jepang: 12 jam 30 menit
  8. Pakistan: 12 jam 30 menit
  9. Arab Saudi: 12 jam 42 menit
  10. Kenya: 13 jam 19 menit

Alasan durasi berpuasa bisa berbeda-beda

Mengutip laman IPB University, perbedaan durasi puasa di berbagai belahan dunia disebabkan oleh rotasi bumi pada porosnya dan gerak orbit bumi mengelilingi matahari. Karena poros bumi miring sebesar 23,5 derajat, posisi matahari terhadap bumi berubah-ubah. 
 
Hal itulah yang mengakibatkan variasi panjang siang dan malam secara signifikan, terutama di wilayah yang jauh dari garis khatulistiwa. Penentuan waktu subuh dan magrib sebagai batas puasa bergantung pada fenomena cahaya di atmosfer. 
 
Sementara itu, waktu subuh dimulai saat atmosfer merefleksikan cahaya fajar meskipun matahari masih di bawah horizon, sementara magrib ditentukan saat piringan matahari menghilang sepenuhnya di ufuk barat dan cahaya merahnya memudar.

Durasi puasa di Indonesia

Mengutip laman Baznas, berkat posisinya yang membentang di sepanjang garis khatulistiwa, Indonesia menikmati waktu puasa yang cenderung konsisten dari tahun ke tahun tanpa perubahan ekstrem. Secara umum, umat Islam di Indonesia menjalankan ibadah ini dalam rentang waktu 12 hingga 14 jam. 
 
Di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, durasi berpuasa biasanya berada di kisaran 13 jam. Namun, terdapat sedikit perbedaan durasi jika bergeser ke wilayah lain, misalnya di wilayah timur Indonesia seperti Papua, durasi puasa cenderung terasa sedikit lebih singkat karena letak geografisnya yang memengaruhi waktu terbit dan terbenamnya matahari.
 
Nah, Sobat Medcom itulah informasi mengenai negara-negara dengan durasi puasa tercepat di dunia. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan