Ilustrasi--Tumpukan sampah plastik berada di pinggir pantai Ouzai, Beirut. (Foto: AFP/JOSEPH EID)
Ilustrasi--Tumpukan sampah plastik berada di pinggir pantai Ouzai, Beirut. (Foto: AFP/JOSEPH EID)

Bagaimana Mengubah Kebiasaan Menggunakan Plastik?

Rona Tumpukan Sampah Plastik
Sunnaholomi Halakrispen • 11 Agustus 2019 10:02
Agar sampah plastik tidak menumpuk, mau tak mau kita harus mengubah kebiasaan. Namun, hal itu tidak mudah, butuh proses.
 

Jakarta: Indonesia merupakan negara peringkat kedua yang menghasilkan sampah plastik terbesar di dunia. Penggunakan plastik sendiri bisa disebut sebagai suatu kebiasaan dan sulit mengubahnya. 
 
Orang biasa memakai plastik sekali pakai untuk wadah di pasar, super market, atau untuk minum. Agar sampah plastik tidak menumpuk, mau tak mau kita harus mengubah kebiasaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada dasarnya mengubah kebiasaan itu sama dengan mengubah kode informasi yang ada di otak. Namun, memang menurut konsep brain plasticity bahwa otak memang bisa diubah kode informasinya," ujar Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga, Efnie Indrianie, M. Psi. kepada Medcom.id di Jakarta.
 
Sulit, tapi bisa. Butuh proses yang panjang. Kebiasaan akan berubah dalam 3 kali 30 hari jika dilakukan setiap hari. Namun, menurut Efnie, jika tidak dilakukan secara intensif atau tidak setiap hari, butuh 1000 hari untuk mengubah kode otak tersebut.
 
Sebab, prosesnya terbilang rumit. Anda harus tahu bagaimana gaya kerja otak sehingga nantinya bisa membentuk habit atau suatu kebiasaan.
 
Tapi tenang saja, upaya akan berbuah hasil ketika dilakukan dengan tekad yang positif. Setidaknya, kata Efnie, ada tiga hal yang bisa Anda lakukan untuk mengingat dan membentuk kebiasaan.
 
Pertama, untuk tipe visual, buatlah tulisan atau gambar di tempat-tempat yang sering Anda lihat. Misalnya di kamar tidur, tempel gambar tumbler yang menarik sehingga anda akan selalu melihatnya. 
 
"Ini akan membentuk kode informasi bahwa tumbler itu bagian dari yang harus Anda bawa setiap hari. Tipe auditory, sebaiknya Anda sering mendengar ucapan ingat membawa tumbler," paparnya. 
 
Anda bisa merekam suara sendiri dan setiap malam menjelang tidur dengarkanlah kembali suara Anda tersebut. Bisa juga dengan mendengarkan liputan radio tentang lingkungan hidup.
 
"Tipe kinestetik, sering-seringlah membawa tumbler ke mana pun posisi Anda saat di rumah. Sehingga memegang tumbler itu menjadi habit untuk Anda," tuturnya.
 
Apabila kebiasaan positif sudah terbentuk, maka artinya suatu kode struktur informasi di otak sudah berubah. Efnie menekankan, jika hal ini terjadi, perilaku akan menjadi lebih bersifat permanen.
 
Tantangan terberat ketika Anda berusaha mengubah kebiasaan tersebut ialah rasa nyaman. Keluarlah dari zona nyaman Anda selama ini agar ke depannya Anda bisa jauh dari kesulitan.
 
"Saat kita sudah merasa nyaman dengan sebuah kebiasaan maka kita akan cenderung mempertahankannya," pungkas dia.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif