Cara bersin Anda saat di rumah dan berada di tengah keramaian atau rapat di kantor mungkin akan berbeda. Anda mungkin pernah memilih untuk menahan bersin saat berada bersama orang lain.
(Baca juga: Anak Suka Bersin di Pagi Hari, Belum Tentu Alergi)
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Lantas, apakah benar bahwa menahan bersin dapat merusak kesehatan?
Sebuah studi menemukan bahwa bersin dapat mendorong udara keluar dari kanal hidung Anda mendekati 4,5 meter per detik. Selama bersin, semua tekanan udara yang telah terbangun di paru-paru Anda akan mencoba melepaskan diri dari hidung Anda.
Bila Anda memblokir rute pengeluaran udara dengan menutup hidung atau mulut saat bersin, itu akan memaksa udara masuk ke telinga Anda.
Udara bertekanan ini akan menempuh perjalan kembali melalui tabung telinga Eustachius dan masuk ke telinga tengah yang dapat menyebabkan kerusakan seperti gendang telinga pecah.
Jika hal ini terjadi, maka dapat menyebabkan gangguan pendengaran atau pusing berkepanjangan.

Menahan bersin tak hanya dapat mempengaruhi telinga. Bersin yang tertekan dapat menyebabkan pembuluh darah pecah di mata dan menghasilkan inkontinensia. Anda juga dapat menyebabkan luka pada diafragma, otot horizontal yang membentang di bagian bawah tulang rusuk.
Selain itu, tekanan darah mendadak dalam tekanan karena sumbatan saat menahan bersin dapat menyebabkan pembuluh darah di otak pecah. Dalam kondisi yang paling ekstrem, menahan bersin besar dapat menyebabkan stroke hingga kematian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
