Ilustrasi--Pexels
Ilustrasi--Pexels

Cara Mencegah Anemia

Rona anemia
Torie Natalova • 11 September 2019 13:13
Jakarta: Anemia termasuk penyakit yang sulit untuk dideteksi dan jika tidak diobati dapat berdampak yang serius. Anemia berkembang ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh Anda rendah atau ketika mereka tidak memiliki cukup hemoglobin, yang kaya zat besi.
 
Gumpalan ini bertanggung jawab untuk mengangkut oksigen ke semua organ tubuh. Sehingga penting untuk mencegah anemia meskipun Anda berada di rumah.
 
Dikutip dari steptohealth, anemia dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala dan nyeri dada, vertigo, napas pendek atau sulit bernapas, tangan dan kaki dingin, kulit pucat, kelelahan, ingatan buruk, kurang berenergi, mudah mengantuk dan sering merasa lelah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anemia defisiensi zat besi adalah bentuk anemia yang paling umum. Tubuh manusia membutuhkan zat besi untuk menghasilkan sel darah merah dan hemoglobin sehat, yang mengandung oksigen. Inilah mengapa makanan Anda harus mencakup makanan yang kaya akan zat besi serta asam folat, vitamin B12 dan protein. Selain dari makanan, Anda dapat memperoleh nutrisi tersebut dari suplemen makanan.
 
Adapun beberapa penyebab anemia atau tingkat zat besi dalam tubuh seseorang rendah karena pola makan yang buruk, pendarahan atau kehilangan darah, misalnya pada wanita selama haid atau usai melahirkan dan masalah menyerap zat besi.
 
Anda dapat membuat sendiri ramuan untuk mencegah anemia yang dapat dilakukan di rumah seperti berikut:
 
1. Sup bawang putih
Anda dapat membuatnya dengan menumis bawang putih dan bawang bombai dengan paprika, tambahkan air dan didihkan dengan api sedang. Makan kaldu ini dua kali sehari.
 
2. Makan labu dan bijinya
Labu dan bijinya mengandung banyak zat besi juga vitamin C, kalium, magnesium, dan banyak serat.
 
3. Smoothie sayuran
Buat smoothie dari bayam, wortel, selada air dan lobak. Minum dua kali sehari untuk menaikkan jumlah sel darah merah
 
4. Pir dan aprikot
Pir dan aprikot dapat dijadikan smoothie. Blender pir, aprikot atau persik tanpa biji, tambahkan susu. Minum setiap hari selama 10 hari.
 
Selain mengonsumsi banyak makanan penambah darah, pastikan asupan vitamin C ke dalam pola makan sehari-hari. Ini untuk membantu tubuh menyerap zat besi. Misalnya, Anda dapat menambahkan kecambah brussel, brokoli, kembang kol, cranberry, stroberi, melon dan nanas.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif