Umumnya orang berolahraga sehari sekali. Namun, bagaimana jika aktivitas fisik tersebut dilakukan dua kali? Berikut informasinya. (Foto: Justyn Warner/Unsplash.com)
Umumnya orang berolahraga sehari sekali. Namun, bagaimana jika aktivitas fisik tersebut dilakukan dua kali? Berikut informasinya. (Foto: Justyn Warner/Unsplash.com)

Manfaat Olahraga Dua Kali Sehari

Rona kesehatan
Sri Yanti Nainggolan • 23 Agustus 2018 17:17
Jakarta: Umumnya orang berolahraga sehari sekali. Namun, bagaimana jika aktivitas fisik tersebut dilakukan dua kali, apakah memberi efek berbeda?
 
Olahraga dua kali sehari akan meningkatkan aktivitas harian dan memicu pertumbuhan otot yang lebih cepat sehingga kekuatan tubuh makin maksimal. Selain itu, kebiasaan tersebut juga meningkatkan kapasitas metabolik, sintesis protein, dan output anabolik. 
 
Pada dasarnya, rutinitas tersebut akan membantu meningkatkan kinerja tubuh secara keseluruhan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, pastikan ada jarak minimum enam jam antara latihan intensitas sedang. Berikan lebih banyak waktu di antara dua sesi jika bertujuan untuk latihan dengan intensitas lebih tinggi. Berlatihlah latihan yang berat di awal hari dan latihan yang lebih pendek di kemudian hari.
 
(Baca juga: Manfaat Olahraga di Pagi Hari)
 
Manfaat Olahraga Dua Kali Sehari
(Olahraga dua kali sehari akan meningkatkan aktivitas harian dan memicu pertumbuhan otot yang lebih cepat. Foto: Scott Webb/Unsplash.com)
 
Di pagi hari, cobalah untuk fokus pada otot yang lebih besar dan pada sore hari perbanyaklah latihan isolasi untuk area yang lebih kecil seperti betis, lengan, dan leher. Mulailah latihan secara perlahan dan kemudian tingkatkan intensitas secara bertahap. 
 
Kemudian, pastikan tidur siang sejenak untuk pemulihan otot dan fasilitasi istirahat. Asupan nutrisi dan hidrasi saat berolahraga tak boleh absen. Berlatihlah meditasi pada hari-hari libur dan usahakan menggabungkan latihan yang berbeda setiap hari.
 
Sebuah studi tahun 2017 yang dipublikasi dalam International Journal of Obesity menunjukkan bahwa gaya hidup kurang gerak adalah salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner dan meningkatkan lingkar pinggang. 
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif