BEAUTY
Biar Makeup Enggak 'Longsor', Cobain 10 Ritual Antigeser Ini!
Mia Vale
Rabu 21 Januari 2026 / 16:13
Jakarta: Ketika sedang merias wajah, tentunya kamu menginginkan hasil sempurna, dan saja taha lama. Umumnya, banyak orang yang fokus pada produk kosmetiknya. Tapi mereka lupa, bahwa kunci tahan atau tidaknya makeup di wajah, ada pada urutan pemakaian makeup yang benar.
Ya, langkah-langkah pengaplikasian makeup akan berpengaruh pada ketahan riasan. Satu lagi, kondisi kulit dan teknik pengaplikasian pun harus diperhatikan agar hasil makeup terlihat flawless dan tahan lama.
Dan berikut urutan makeup yang benar agar tidak harus sering touch-up.
Langkah pertama ini sangat penting. Gunakan pembersih wajah yang sesuai jenis kulit untuk mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup sebelumnya.
Bila perlu lakukan pembersihan ganda. Kulit yang bersih akan memudahkan produk makeup menempel sempurna dan tidak mudah luntur. Setelah mencuci wajah, gunakan toner agar pori-pori lebih tertutup dan kulit terasa segar.
Pelembap atau moistirizer di sini akan membantu menyiapkan kulit agar makeup menempel lebih baik dan tidak mudah crack. Pilih pelembap ringan berbasis air untuk kulit berminyak, dan pelembap yang lebih rich untuk kulit kering.
Tunggu beberapa menit hingga produk menyerap sempurna sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya. Jangan lupa gunakan sunscreen setelah pelembap, ya!
Langkah ini menjadi kunci utama makeup tahan lama. Primer berfungsi menghaluskan permukaan kulit, menutupi pori-pori, dan membuat foundation tidak mudah bergeser. Ingat, aplikasikan primer hanya di area yang mudah berminyak seperti dahi, hidung, dan dagu (T-zone).
Untuk hasil maksimal, pilih primer sesuai jenis kulit:
- Kulit berminyak: gunakan mattifying primer
- Kulit kering: gunakan hydrating primer
- Kulit bertekstur: gunakan smoothing primer yang mengandung silikon
.jpg)
(Foundation penting dalam makeup karena berfungsi sebagai dasar untuk meratakan warna kulit dan menciptakan kanvas wajah yang mulus. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Pilih foundation dengan formula ringan namun memiliki daya tahan tinggi. Aplikasikan menggunakan beauty sponge atau brush agar hasilnya lebih merata dan tidak terlalu tebal.
Gunakan teknik stamping (menepuk-nepuk lembut) agar foundation lebih menempel di kulit dan tidak mudah geser saat ditimpa produk lain.
Setelah itu, pakai concealer untuk menutupi area gelap, seperti bawah mata, bekas jerawat, atau kemerahan. Untuk area bawah mata, gunakan concealer dengan tone sedikit lebih terang, sedangkan untuk menutupi noda gunakan warna yang mendekati warna kulit. Gunakan concealer setelah foundation agar hasilnya lebih natural.
Usai pakai foundation dan concealer agar tidak mudah luntur. Gunakan bedak tabur (loose powder) untuk hasil yang ringan dan matte, terutama bagi kulit berminyak.
Teknik yang populer adalah baking, aplikasikan bedak tebal di bawah mata, dagu, dan area hidung, lalu diamkan beberapa menit sebelum disapu bersih dengan brush.
Usai memakai bedak tabur, lanjutkan rapikan alis. mengisi dan merapikan alis. Pastikan bentuk alis simetris dan sesuai dengan bentuk wajah. Setelah itu, gunakan brow gel agar alis tetap rapi dan tidak mudah pudar sepanjang hari.
Lanjutkan dengan memakai eyeshadow. Pilih kombinasi warna netral untuk tampilan natural atau warna bold untuk tampilan glamor. Gunakan teknik gradasi, warna terang di bagian dalam kelopak, warna sedang di tengah, dan warna gelap di ujung luar mata.
Setelah bagian kelopak mata dipertegas, gunakan eyeliner. Kalau ingin tampilan natural, cukup aplikasikan tipis di garis bulu mata atas. Untuk tampilan dramatis, tambahkan wing di ujung mata.
Pilih eyeliner cair atau gel untuk hasil yang lebih tahan lama dibandingkan pensil. Jangan lupa gunakan maskara waterproof agar tidak mudah luntur oleh keringat atau air mata. Jepit bulu mata terlebih dulu untuk memberikan efek lentik alami.
Blush on memberi rona segar pada wajah. Pilih formula cream blush untuk hasil natural, atau powder blush untuk tampilan matte dan tahan lama. Gunakan kuas besar atau jari tangan untuk mengaplikasikan di bagian tulang pipi bagian depan lalu baurkan ke arah pelipis.
Kosmetik ini membantu menonjolkan struktur wajah agar tampak lebih berdimensi. Gunakan contour di bagian bawah tulang pipi, sisi hidung, dan garis rahang. Sementara itu, aplikasikan highlighter di area tulang pipi, hidung, dan dagu untuk efek glowing alami.
Agar warna tahan lama, gunakan lip balm untuk melembapkan bibir, lalu aplikasikan lip liner untuk membingkai bentuk bibir. Setelah itu, gunakan lipstik matte atau lip tint yang memiliki daya tahan tinggi. Jika ingin hasil glossy, tambahkan sedikit lip gloss di bagian tengah bibir.
Sebagai penutup, langkah ini tak kalah penting. Setting spray berfungsi mengunci semua lapisan makeup agar tidak mudah luntur. Semprotkan dari jarak berkisar 20-30 cm, lalu biarkan mengering secara alami tanpa diusap. Selain membuat makeup lebih awet, setting spray juga membantu mengurangi tampilan powdery di wajah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Ya, langkah-langkah pengaplikasian makeup akan berpengaruh pada ketahan riasan. Satu lagi, kondisi kulit dan teknik pengaplikasian pun harus diperhatikan agar hasil makeup terlihat flawless dan tahan lama.
Dan berikut urutan makeup yang benar agar tidak harus sering touch-up.
1. Bersihkan wajah
Langkah pertama ini sangat penting. Gunakan pembersih wajah yang sesuai jenis kulit untuk mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup sebelumnya.
Bila perlu lakukan pembersihan ganda. Kulit yang bersih akan memudahkan produk makeup menempel sempurna dan tidak mudah luntur. Setelah mencuci wajah, gunakan toner agar pori-pori lebih tertutup dan kulit terasa segar.
2. Gunakan pelembap
Pelembap atau moistirizer di sini akan membantu menyiapkan kulit agar makeup menempel lebih baik dan tidak mudah crack. Pilih pelembap ringan berbasis air untuk kulit berminyak, dan pelembap yang lebih rich untuk kulit kering.
Tunggu beberapa menit hingga produk menyerap sempurna sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya. Jangan lupa gunakan sunscreen setelah pelembap, ya!
3. Aplikasikan primer
Langkah ini menjadi kunci utama makeup tahan lama. Primer berfungsi menghaluskan permukaan kulit, menutupi pori-pori, dan membuat foundation tidak mudah bergeser. Ingat, aplikasikan primer hanya di area yang mudah berminyak seperti dahi, hidung, dan dagu (T-zone).
Untuk hasil maksimal, pilih primer sesuai jenis kulit:
- Kulit berminyak: gunakan mattifying primer
- Kulit kering: gunakan hydrating primer
- Kulit bertekstur: gunakan smoothing primer yang mengandung silikon
4. Foundation dan concealer
.jpg)
(Foundation penting dalam makeup karena berfungsi sebagai dasar untuk meratakan warna kulit dan menciptakan kanvas wajah yang mulus. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Pilih foundation dengan formula ringan namun memiliki daya tahan tinggi. Aplikasikan menggunakan beauty sponge atau brush agar hasilnya lebih merata dan tidak terlalu tebal.
Gunakan teknik stamping (menepuk-nepuk lembut) agar foundation lebih menempel di kulit dan tidak mudah geser saat ditimpa produk lain.
Setelah itu, pakai concealer untuk menutupi area gelap, seperti bawah mata, bekas jerawat, atau kemerahan. Untuk area bawah mata, gunakan concealer dengan tone sedikit lebih terang, sedangkan untuk menutupi noda gunakan warna yang mendekati warna kulit. Gunakan concealer setelah foundation agar hasilnya lebih natural.
5. Kunci dengan bedak
Usai pakai foundation dan concealer agar tidak mudah luntur. Gunakan bedak tabur (loose powder) untuk hasil yang ringan dan matte, terutama bagi kulit berminyak.
Teknik yang populer adalah baking, aplikasikan bedak tebal di bawah mata, dagu, dan area hidung, lalu diamkan beberapa menit sebelum disapu bersih dengan brush.
6. Mainkan area mata
Usai memakai bedak tabur, lanjutkan rapikan alis. mengisi dan merapikan alis. Pastikan bentuk alis simetris dan sesuai dengan bentuk wajah. Setelah itu, gunakan brow gel agar alis tetap rapi dan tidak mudah pudar sepanjang hari.
Lanjutkan dengan memakai eyeshadow. Pilih kombinasi warna netral untuk tampilan natural atau warna bold untuk tampilan glamor. Gunakan teknik gradasi, warna terang di bagian dalam kelopak, warna sedang di tengah, dan warna gelap di ujung luar mata.
Setelah bagian kelopak mata dipertegas, gunakan eyeliner. Kalau ingin tampilan natural, cukup aplikasikan tipis di garis bulu mata atas. Untuk tampilan dramatis, tambahkan wing di ujung mata.
Pilih eyeliner cair atau gel untuk hasil yang lebih tahan lama dibandingkan pensil. Jangan lupa gunakan maskara waterproof agar tidak mudah luntur oleh keringat atau air mata. Jepit bulu mata terlebih dulu untuk memberikan efek lentik alami.
7. Poles dengan blush on
Blush on memberi rona segar pada wajah. Pilih formula cream blush untuk hasil natural, atau powder blush untuk tampilan matte dan tahan lama. Gunakan kuas besar atau jari tangan untuk mengaplikasikan di bagian tulang pipi bagian depan lalu baurkan ke arah pelipis.
8. Tambahkan highlighter dan contour
Kosmetik ini membantu menonjolkan struktur wajah agar tampak lebih berdimensi. Gunakan contour di bagian bawah tulang pipi, sisi hidung, dan garis rahang. Sementara itu, aplikasikan highlighter di area tulang pipi, hidung, dan dagu untuk efek glowing alami.
9. Usapkan lipstik
Agar warna tahan lama, gunakan lip balm untuk melembapkan bibir, lalu aplikasikan lip liner untuk membingkai bentuk bibir. Setelah itu, gunakan lipstik matte atau lip tint yang memiliki daya tahan tinggi. Jika ingin hasil glossy, tambahkan sedikit lip gloss di bagian tengah bibir.
10. Gunakan Setting Spray
Sebagai penutup, langkah ini tak kalah penting. Setting spray berfungsi mengunci semua lapisan makeup agar tidak mudah luntur. Semprotkan dari jarak berkisar 20-30 cm, lalu biarkan mengering secara alami tanpa diusap. Selain membuat makeup lebih awet, setting spray juga membantu mengurangi tampilan powdery di wajah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)