Ibu Lestari Moerdijat yang akrab dipanggil Mbak Rerie hadir dalam acara
Ibu Lestari Moerdijat yang akrab dipanggil Mbak Rerie hadir dalam acara "Akses Pelayanan Pengobatan Berkualitas Kanker Payudara HER2-Positif." (Foto: Dok. Medcom.id/Kumara Anggita)

Prevensi dan Deteksi Dini pada Kanker Payudara

Rona kanker payudara
Kumara Anggita • 29 Oktober 2019 15:48
Jakarta: Dengan pengobatan yang tepat kanker payudara bisa disembuhkan. Bahkan kanker ini juga bisa dicegah dengan menerapkan prevensi (upaya pencegahan) dan deteksi dini.
 
Berdasarkan penjelasan dari fact sheet Cancer Information and Support Center Association (CISC)  dalam acara diskusi publik dalam acara diskusi publik "Akses Pelayanan Pengobatan Berkualitas bagi Pasien Kanker Payudara HER2-Positif, di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, 29 Oktober 2019, ada tiga bentuk pencegahanan yaitu pencegahan primer, sekunder, dan tersier.

1. Pencegahan primer

Pencegahan primer adalah upaya awal yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau meniadakan faktor-faktor risiko yabg diduga sangat erat kaitannya dengan peningkatan insiden kanker payudara.
 
Bentuk pencegahan dapat dilakukan dengan mengendalikan faktor-faktor risiko seperti berolahraga secara teratur, makan makanan sehat, menghindari alkohol, dan tidak merokok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bila berhasil mengendalikan faktor-faktor risiko tersebut, maka dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kanker hingga 40 persen.

2. Pencegahan sekunder

Pencegahan sekunder adalah pemeriksaan atau usaha untuk menemukan abnormalitas yang mengarah pada kanker payudara. Semakin lanjut kondisi kanker terdeteksi, maka tingkat keberhasilan terapi semakin rendah.
 
Bentuk pencegahan yang paling sederhana adalah ialah pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI, selanjutnya pemeriksaan payudara menggunakan USG atau bagi mereka yang di atas 40 tahun pemeriksaan payudara menggunakan mamografi.
 
Selain mengetahui kanker payudara dini, sehingga dapat menurunkan kemungkinan kekambuhan, menurunkan mortalitas dan memperbaiki kualitas hidup.

3. Pencegahan tersier

Pencegahan tersier dilakukan dalam kondisi sudah terkena kanker dan mencari pengobatan tepat. Dalam tahap ini, penting untuk tidak termakan berita bohong atau iklan produk atau layanan yang menyesatkan.
 
Menurut dokter bedah onkologi di RSCM, Jakarta, Dokter Sonar Soni Panigoro, banyak pasien kanker mencoba pengobatan alternatif sebelum akhirnya kembali ke pengobatan medis dalam kondisi yang lebih parah.
 
Dengan pencegahan tersebut, kanker payudara jadi bisa diatasi. Karena itu, pastikan untuk mengecek kondisi payudara Anda sedini mungkin.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif