FITNESS & HEALTH

Perempuan Wajib Tahu! Skrining Kanker Kini Makin Gampang

A. Firdaus
Selasa 17 Februari 2026 / 14:08
Ringkasnya gini..
  • Kanker serviks dan kanker payudara adalah dua jenis kanker yang paling banyak.
  • SWICC sendiri dikenal sebagai pusat layanan kanker terpadu dengan konsep One Stop Cancer Care.
  • Kanker payudara dan serviks masih menduduki peringkat tertinggi pada perempuan.
Bogor: Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia pada 4 Februari 2026,  Sentra Medika Hospital Group melalui Suherman Widyatomo Integrated Cancer Center (SWICC) resmi meluncurkan kampanye besar bertajuk SWICC Stronger Together Journey dengan tema “Stronger in Awareness, Together in Detection”.

Program ini menjadi rangkaian kegiatan jangka panjang yang dimulai sejak 4 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 14 Juli 2026, bertepatan dengan satu tahun berdirinya SWICC. Sepanjang periode tersebut, berbagai agenda edukatif digelar, mulai dari Health Talk Series hingga program deteksi dini kanker untuk masyarakat.

Salah satu agenda pembuka adalah Health Talk bertema 'Lindungi Diri dari Kanker Serviks & Payudara untuk Perempuan Indonesia Sehat' yang digelar pada Sabtu, 14 Februari 2026. 

Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya pemeriksaan rutin. Khususnya terhadap kanker serviks dan kanker payudara dua jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan di Indonesia.

Berdasarkan data Global Cancer Observatory (GCO) tahun 2022, tercatat lebih dari satu juta penderita kanker di Indonesia dengan ratusan ribu kasus baru setiap tahunnya. Kanker payudara dan serviks masih menduduki peringkat tertinggi pada perempuan, dan sebagian besar kasus terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. 
 
Rendahnya kesadaran serta terbatasnya akses skrining menjadi tantangan utama. "Sebagai bentuk komitmen nyata, SWICC bersama Sentra Medika Hospital Cibinong menyediakan 500 layanan skrining kanker gratis bagi masyarakat," ujar Presiden Direktur Sentra Medika Hospital Group, Dr. drg. Eddy Suharso, S.H., M.Kes.

Program ini diprioritaskan untuk individu dengan faktor risiko atau riwayat keluarga penderita kanker melalui proses seleksi awal. 

"Melalui kampanye bertajuk Stronger Together Journey, SWICC ingin membangun gerakan kolektif bahwa melawan kanker bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat," jelas Eddy Suharso.

Peserta juga mendapatkan edukasi komprehensif mengenai pencegahan, gejala awal, hingga pentingnya pemeriksaan rutin.

"Kami menerima pasien BPJS Kesehatan untuk deteksi dini pemyakit kanker, adalah kunci utama meningkatkan peluang kesembuhan pasien kanker," jelas Direktur RS Sentra Medika Cibinong dr. P. Lanjar Sugianto, MARS. 

SWICC sendiri dikenal sebagai pusat layanan kanker terpadu dengan konsep One Stop Cancer Care. Seluruh proses, mulai dari edukasi, skrining, diagnosis, tindakan bedah onkologi, kemoterapi, hingga radioterapi, tersedia dalam satu lokasi. 

Lebih lanjut Dr. dr. M . Yadi Permana, Sp.B(K)Onk mengatakan, fasilitas radioterapi di SWICC telah dilengkapi teknologi modern seperti LINAC Harmony Pro, Brachytherapy Flexitron, dan CT-Simulator 64 Slices yang didukung tim multidisiplin.

Edukasi yang tepat dan deteksi sejak dini menjadi langkah penting agar kanker dapat ditemukan lebih awal dan ditangani secara optimal.

Komitmen ini sekaligus menegaskan peran SWICC dan Sentra Medika Hospital Cibinong dalam mendampingi masyarakat khususnya perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri demi kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH