Proses lelang berlangsung dalam acara perayaan Imlek yang digelar Partai Demokrat pada Rabu, 18 Februari 2026. Acara tersebut dipandu langsung oleh Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan.
Makna Filosofis Shio Kuda Api
Dalam video yang diputar saat acara, SBY menjelaskan bahwa pemilihan subjek kuda api disesuaikan dengan Shio Imlek tahun 2026. Menurutnya, kuda api melambangkan kekuatan dan energi yang besar.“Kuda api itu kalau saya baca dikaitkan atau digambarkan atau melambangkan sebuah kekuatan energi, determinasi, spirit atau semangat. Kemudian ya menuju a great achievement,” ungkap SBY, dikutip dari saluran YouTube Partai Demokrat, Kamis, 19 Februari 2026.
SBY mengaku menuangkan doa ke dalam setiap goresan kuasnya agar semangat tersebut menular kepada seluruh rakyat Indonesia.
“Tentu melukis sambil berdoa, berdoa untuk bangsa Indonesia agar dengan semangat kuda api ini timbul semangat, tekad, kekuatan, kebersamaan untuk memajukan negeri kita,” katanya.
Selain figur kuda, warna biru yang mendominasi lukisan tersebut juga memiliki makna mendalam, yakni kedamaian. SBY berharap Indonesia dapat mencapai masa keemasan pada 2045 dalam suasana yang teduh dan damai.
Hasil Lelang untuk Amal
Ossy Dermawan menjelaskan bahwa seluruh hasil lelang lukisan ini akan disalurkan untuk membantu masyarakat prasejahtera, khususnya dari kalangan keturunan Tionghoa.Aksi lelang dimulai dengan harga pembukaan Rp200 juta. Deddy Corbuzier membuka penawaran pertama dengan angka yang mengejutkan, yakni Rp1 miliar untuk karya berukuran 130 x 80 sentimeter tersebut.
Persaingan semakin memanas saat Low Tuck Kwong, melalui perwakilannya Direktur Bayan Resources Alexander Ery Wibowo, mengajukan tawaran senilai Rp5 miliar. Tak mau ketinggalan, pengusaha Hermanto Tanoko ikut menawar di angka Rp6 miliar.
Low Tuck Kwong Menangkan Lelang
Setelah persaingan sengit, lukisan tersebut akhirnya jatuh ke tangan Low Tuck Kwong dengan harga akhir Rp6,5 miliar.Low Tuck Kwong sendiri merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia yang sempat menempati posisi teratas versi Forbes pada 2025. Ia adalah pendiri Bayan Resources, salah satu perusahaan pertambangan batu bara terkemuka di tanah air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News