Prof. DR. Dr. Nurpudji A. Taslim, MPH, Sp.GK(K) (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
Prof. DR. Dr. Nurpudji A. Taslim, MPH, Sp.GK(K) (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Tips ketika Terlanjur Makan Banyak MSG

Rona tips kesehatan
Sunnaholomi Halakrispen • 08 Februari 2020 10:07
Jakarta: MGS (monosodium glutamate) atau vetsin atau yang kerapkali disebut mecin, ialah bumbu penyedap rasa. Jika terlalu banyak mengonsumsinya, nafsu makam melonjak dan berisiko diabetes.
 
Pengidap diabetes berisiko terkena berbagai penyakit serius, seperti kolesterol, hipertensi, stroke, bahkan gangguan jantung. Namun, ada solusi ketika Anda terlalu banyak mengonsumsi mecin.
 
Pertama, baca label terlebih dahulu sebelum membeli MSG. Pastikan Anda paham tentang kandungan apa saja yang ada di dalam MSG tersebut. Maka demikian, Anda bisa menyesuaikannya ketika hendak makan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masyarakat jarang yang baca label ketika mau beli sesuatu. Harus baca kolestrolnya berapa, karbohidratnya berapa, dan lain-lain. Ya kalau kebanyakan bisa obesitas," ujar Prof. DR. Dr. Nurpudji A. Taslim, MPH, Sp.GK(K) selaku Ketua Umum PDGKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia), di Restoran Seribu Rasa Gunawarman, Jakarta Selatan.
 
Penggunaan MSG pun bisa ditangani dengan bumbu masak racikan yang banyak dijual di pasaran, untuk meningkatkan rasa enak sesuai takaran bumbu racik tersebut. Ketika telah memakai bumbu racik, tidak perlu ditambahkan MSG lagi.
 
"Makanya, penggunaannya yang bijak sangat bergantung dari kondisi ya. Kalau sudah pakai bumbu racik saya rasa tidak perlu pakai MSG lagi karena sudah gurih," tuturnya.
 
Sedangkan, apabila Anda membeli makanan di rumah makan atau warung makanan, Anda tidak akan mengetahui seberapa banyak mecin yang digunakan si penjual ke dalam makanan yang disajikan. Penanganannya, Anda bisa request kepada si penjual untuk tidak memberikan mecin kembali.
 
"Saya kalau masuk ke restoran, makan, apapun yang saya makan saya, minta tidak banyak vetsinnya. Karena sudah ada di tubuh kita dalam makanan lain yang kita makan. Kalau ditambah lagi nanti bermasalah," paparnya.
 
Tips selanjutnya, jangan hentikan atau menghindari komsumsi sayuran dan buah-buahan. Sebab, ketika mengonsumsi MSG yang terasa asin dan gurih, akan selalu merasa haus. Bahkan, tenggorokan bisa terasa kering dan sakit. 
 
"Jadi seharusnya, apapun yang kita makan, misalnya coto makaasar, konro, harusnya ada buah di situ. Sehabis makan apapun imbangi dengan buah. Buah apa saja, asalkan jangan durian karena gulanya cukup tinggi," ucapnya.
 
"Nanas juga jangan karena kandungan gasnya tinggi. Jadi buahnya bisa pisang, pepaya, mangga. Seratnya yang kita butuhkan," pungkasnya.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif