Para peneliti dengan King College London mengumpulkan data lebih dari 9 ribu orang, dan menemukan orang-orang yang berolahraga setidaknya sekali seminggu memiliki tes kognitif yang lebih baik pada usia 50 daripada mereka yang tidak melakukan olahraga.
Sebelumnya, hasil studi serupa juga diterbitkan Journal of Clinical and Diagnostic Research pada 2013 lalu. Kala itu, penelitian mengungkap bagaimana 30 menit olahraga secara intensif dapat membantu seseorang dalam meningkatkan memori, perencanaan, penalaran, dan mempersingkat waktu yang digunakan seseorang untuk menyelesaikan tes kognitif. Bagi anak-anak, aktivitas aerobik jangka panjang secara positif berkaitan dengan kognitisi, prestasi dan hasil fungsi psikososial.
Bagaimana olahraga memengaruhi otak?
Para ilmuwan telah menemukan, bahwa olahraga mampu meningkatkan produksi BDNF. BDNF adalah komponen pendukung pertumbuhan sel otak. Semakin sering olahraga, hormon ini semakin aktif sehingga pertumbuhan sel semakin banyak dan Anda tidak mudah pikun.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Selain itu, orang yang berolahraga secara teratur disinyalir lebih mampu untuk fokus dan melakukan pekerjaan dan lebih percaya diri untuk menghadapi hari-hari selama beraktivitas. (FOXNEWS)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(FIT)
