Pada tahap awal kanker prostat terjadi pembesaran prostat jinak dengan gejala buang air kecil yang tak lancar dan merasa kandung kemih selalu penuh. (Foto: Pexels.com)
Pada tahap awal kanker prostat terjadi pembesaran prostat jinak dengan gejala buang air kecil yang tak lancar dan merasa kandung kemih selalu penuh. (Foto: Pexels.com)

Pria Berusia 70 Tahun Berisiko Dua Kali Terkena Kanker Prostat

Rona kanker prostat
Kumara Anggita • 10 Februari 2020 10:00
Jakarta: Kanker adalah penyakit yang terjadi karena berbagai faktor salah satunya adalah usia. Misalnya pria berumur 70 tahun berisiko dua kali terkena kanker prostat. 
 
Medco Group dan Yayasan Kanker Payudara menyebutkan bahwa lebih dari 70 persen pria yang berumur 70 tahun lebih mengalami pembesaran prostat. Mereka berisiko dua kali mengalami kanker prostat. 
 
Bila Anda bisa deteksi dini maka terjadi penurunan angka kematian akibat penyakit ini sebesar 20 persen. Sayangnya lebih dari 59 persen pasien kanker prostat datang dalam stadium lanjut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kalau menemukan kanker lebih dini angka harapan hidup akan lebih besar dari pada tahap lanjut,” jelas Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FINASIM, FACP.

Faktor risiko kanker prostat

- Usia. Sekitar 8 dari 10 kasus diderita oleh pria berukur diatas 65 tahun
 
- Adanya riwayat kanker pada keluarga. Misalnya di keluarga ada yang mengalami kanker prostat atau kanker payudara
 
- Merokok, obesitas, peradangan prostat berulang, infeksi menular seksual

Gejala

Pada tahap awal terjadi pembesaran prostat jinak dengan gejala buang air kecil yang tak lancar dan merasa kandung kemih selalu penuh. Sementara gejala kanker prostat berupa adanya darah dalam air kencing dan mani, buang air kecil yang tersendat hingga tak bisa keluar, dan gejala penyebaran kanker ke organ lain. 
 
Untuk mengobatinya, pada umumnya dengan operasi pengangkatan prostat dan radioterapi. Pada stadium lanjut ada pula kemoterapi, perawatan paliatif untuk meningkatkan kualitas hidup dan meredakan gejala yang muncul. 
 
Mengingat, ada harapan yang bisa diambil dari penyakit mengerikan ini maka sering-seringlah melakukan pemeriksaan. Dengan seperti itu, bila ditemukan ada tanda-tanda kanker, dokter bisa langsung menangani. 
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif