dr Ridha Dharmajaya SpBS (Foto: Metrotvnews/Farida)
dr Ridha Dharmajaya SpBS (Foto: Metrotvnews/Farida)

Saraf Terjepit Bisa Mengakibatkan Kelumpuhan hingga Meninggal

Rona kesehatan
Farida Noris • 30 Januari 2016 21:03
medcom.id, Medan: Saraf terjepit pada tubuh merupakan kondisi yang berbahaya yang disebabkan oleh menyempitnya ruang atau rongga yang dilalui saraf atau sekelompok saraf. Jika tidak mendapat penanganan tepat, maka bisa berakibat fatal. Bahkan, pasien dapat mengalami kelumpuhan hingga meninggal dunia.
 
"Seringkali, masyarakat yang mengalami gejala-gejala penjepitan saraf mengonsumsi obat penghilang rasa sakit. Padahal, konsumsi obat-obatan tidak dianjurkan karena dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan komplikasi. Penanganan yang tepat adalah mendatangi rumah sakit," kata dr Ridha Dharmajaya SpBS, baru-baru ini.
 
Dokter spesialis bedah saraf ini mengatakan, saraf terjepit dapat disembuhkan dengan penanganan yang tepat oleh tim medis. Sebagai contoh, penanganan yang salah pada penderita ini, kata dr Ridha, terjadi pada pasien bernama Allya Siska Nadya di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Allya memilih berobat ke klinik chiropractic. Namun, setelah menjalani terapi di klinik itu ternyata bukannya sembuh malahan meninggal dunia akibat terapi yang salah.
 
"Kalau penjepitan saraf ya dibebaskan sarafnya. Tentu kita masih ingat pasien atas nama Allya Siska yang mengeluhkan nyeri hebat pada leher dan tulang belakang. Jadi pasien itu tadinya sudah berobat ke dokter dan disarankan untuk dilakukan operasi guna membebaskan sarafnya yang terjepit. Namun, si pasien menyatakan mau berpikir dulu dan berunding dengan keluarganya. Hingga akhirnya, si pasien melakukan pengobatan chiropractic tanpa sepengetahuan dokter yang menanganinya. Ternyata, terapi itu dilakukan gerakan-gerakan yang salah sehingga meninggal dunia. Ini salah satu contoh kesalahan penanganan pada pasien," jelasnya.
 
Tahap awal gejala penjepitan saraf seperti nyeri dan tegang atau tidak merasa nyaman pada kepala, tengkuk, kesemutan dan kebas di lengan yang diikuti dengan gangguan pada mata dirasakan seperti tertekan. Jika mengalami kondisi itu maka disegerakan konsultasi atau berobat ke rumah sakit yang tepat. 
 
"Jika kondisi ini tidak mendapat penanganan yang tepat, maka lama kelamaan bisa berakibat fatal yaitu kelumpuhan. Jadi harus konsultasi ke dokter yang tepat," bebernya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ELG)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif