juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Tips Isolasi di Rumah

Rona Virus Korona virus corona covid-19 isolasi virus korona
Sunnaholomi Halakrispen • 28 Maret 2020 09:05
Jakarta: Penyebaran penyakit covid-19 (new coronavirus) masih terjadi, bahkan mencapai 1046 pasien positif per Jumat, 27 Maret 2020. Lantaran demikian, self isolation atau isolasi di rumah harus diterapkan masyarakat untuk menekan jumlah kasus.
 
Tipsnya, menjaga jarak dengan siapapun,  termasuk pada anggota keluarga yang berada di dalam satu rumah. Hal ini, kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.
 
"Isolasi diri penting. Bukan berarti berada di rumah mengabaikan jarak, tetap harus jaga jarak. Kemudian sadari betul bahwa kita yang keluar rumah memiliki peluang bawa virus ini," ujar Yuri, sapaannya, di Kantor BNPB, Jumat, 27 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tips selanjutnya, melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai kunci dalam upaya penanganan mencegah penyebaran covid-19. Selain membersihkan tubuh, bersihkan juga pakaian yang Anda gunakan.
 
"Secara ilmiah, virus sangat rantan dan hancur terkena sabun, detergen. Oleh karena itu tidak ada alasan jika tidak punya hand saintiizer kemudian tidak mencuci tangan," ucapnya.
 
Mencuci tangan menggunakan sabun lebih ampuh dalam membersihkan tangan dari paparan bakteri dan virus. Cucilah tangan setiap hari, karena mencari sabun tidak sulit seperti mencari hand sanitizer.
 
"Isolasi diri maknai batasi jarak dengan anggota keluarga. Pakai masker sepanjang berada di rumah, pakai kamar sendiri jika memungkinkan. Jika tidak memungkinkan, tempat tidur dipisah," paparnya.
 
Langkah selanjutnya, untuk sementara waktu hindari makan di satu meja yamg sama dengan antar anggota keluarga. Hindari juga penggunaan alat makan dan minum secara bersamaan. Kemudian, konsumsilah makanan bergizi, protein, dan vitamin yang cukup. 
 
"Tidak kemudian harus panik beli vitamin di toko atau apotek. Karena pada hakekatnya kita kaya sayur dan buah yang semuanya penuh dengan vitamin yang kita butuhkan. Makanlah buah dan sayur yang cukup, tidak harus import," pungkasnya.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif