Dari gejala yang diperlihatkan, banyak peneliti setuju CFS dikategorikan sebagai penyakit mental daripada fisik. Selain itu, penyebab penyakit ini tidak bisa dipastikan secara mutlak.
Namun, sebuah penelitian yang dilakukan University of California, San Diego berkata lain. Studi yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences ini menunjukkan bahwa tubuh penderita CFS ini mengalami semacam hibernasi.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
(Baca: Kelelahan Kronis Disebabkan Bakteri Jahat di Usus)
Proses ini mungkin baik bagi beberapa jenis makhluk liar, tetapi tidak demikian jika terjadi dengan manusia.
Para ilmuwan menyimpulkan, penderita CFS memiliki tingkat metabolit yang rendah, yang didefinisikan sebagai produk sisa dari reasksi kimia dalam sel.
Hasil tanda metabolik tersebut sangat mirip dengan yang terjadi pada hibernasi hewan dimana sel-sel penderita masuk ke dalam mode defensif untuk menangkal masalah dan tidak bisa keluar lagi.
Seorang profesor tertarik dengan potensi 'pengalihan' tersebut sehingga merencanakan penelitian yang lebih besar.
"Apa yang mereka temukan adalah kemungkinan jalur kuno yang tidak bisa berkerja pada manusia," ujarnya pada Washington Post. Ini artinya, akan ada tes diagnosisi dan pengobatan penyakit ini untuk ke depannya.
Lihat Video: Myasthenia Gravis, Penyakit Langka Berawal dari Kelelahan yang Disepelekan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
