Suntik disinfektan justru sangat berbahaya bagi tubuh. (Ilustrasi/Pexels)
Suntik disinfektan justru sangat berbahaya bagi tubuh. (Ilustrasi/Pexels)

Suntikan Disinfektan Sangat Berbahaya

Rona Virus Korona virus corona covid-19 disinfektan
Sunnaholomi Halakrispen • 28 April 2020 17:04
Jakarta: Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengusulkan suntik disinfektan ke dalam tubuh dapat menghancurkan virus SARS-CoV-2 selaku penyebab penyakit corona covid-19. Namun, suntik disinfektan justru sangat berbahaya bagi tubuh.
 
"Kekhawatiran saya, orang-orang akan mati. Orang akan berpikir ini adalah ide yang bagus. Justru cara ini (menyuntikkan disinfektan) sangat berbahaya," ujar Dr. Craig Spencer, direktur kesehatan global dalam pengobatan darurat di New York-Presbyterian Columbia University Medical Center kepada The Washington Post, dikutip dari Live Science.
 
Ternyata, ada sedikit ilmu yang melihat efek sinar UV pada tubuh tentang apa yang dilakukan zat-zat tipe pemutih di dalam tubuh manusia. Namun, tidak benar jika digunakan dengan injeksi disinfektan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk alasan yang sama kita menggunakan tabir surya di pantai dan menggunakan pemutih untuk membunuh sesuatu, manusia tidak mengekspos tubuh mereka terhadap zat beracun.
 
Sementara ketika dicerna tubuh, natrium hipoklorit (pemutih rumah tangga) dapat menyebabkan yang disebut liquefactive necrosis atau proses yang menghasilkan transformasi jaringan menjadi massa kental cair. Pemutih juga dapat merusak sel ketika natrium bereaksi dengan protein dan lemak dalam jaringan seseorang.
 
Salah satu peristiwa di 2018, pria berusia 65 tahun menelan tablet pemutih berpikir itu adalah obat sakit kepala. Alhasil, dia dirawat di rumah sakit selama berminggu-minggu. Selama waktu itu, ia kehilangan suaranya dan jaringan tenggorokannya mulai mati.
 
Contoh kasus lainnya, seorang pria berusia 35 tahun mencoba minum sebotol alkohol 91 persen setelah perjalanan ke toko kelontong membuatnya khawatir terinfeksi covid-19. Selang beberapa waktu, ibunya menemukan pria itu pingsan di lantai. Dalam kasus ini, pria itu bisa pulang ke rumah setelah terlepas dari koma.
 
Singkatnya, ketika manusia menelan alkohol isopropil, zat itu berpindah dari lambung ke hati yang terurai menjadi aseton dan kemudian berjalan melalui sistem peredaran darah. Tubuh tidak dapat memecah aseton itu lebih lanjut sehingga harus dikeluarkan dari waktu ke waktu dalam urin dan itu bisa membahayakan sistem saraf. 
 
Sementara itu, setelah komentar Trump soal suntik disinfektan ke dalam tubuh, perusahaan yang membuat Lysol dan Dettol mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka memberitahu orang untuk tidak minum atau menghirup produk mereka.
 
"Sebagai pemimpin global dalam produk kesehatan dan kebersihan, kita harus jelas bahwa dalam keadaan apapun produk disinfektan kita tidak boleh diadministrasikan ke dalam tubuh manusia (melalui injeksi, konsumsi atau rute lain)," tulis perusahaan itu dalam pernyataannya.
 
"Seperti semua produk, produk disinfektan dan higiene kami hanya boleh digunakan sebagaimana dimaksud dan sesuai dengan pedoman penggunaan," tambah mereka.
 

 
(YDH)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif