(protein yang ditemukan dalam tubuh cumi-cumi dapat digunakan sebagai alternatif dari penggunaan plastik berkelanjutan. Ilustrasi: Pixabay.com
(protein yang ditemukan dalam tubuh cumi-cumi dapat digunakan sebagai alternatif dari penggunaan plastik berkelanjutan. Ilustrasi: Pixabay.com

Gigi Cumi-cumi Solusi Pengganti Pemakaian Plastik?

Rona kesehatan
Dhaifurrakhman Abas • 22 Februari 2019 18:54
Jakarta: Lebih dari 8 juta ton plastik tak terurai dan menumpuk di lautan setiap tahunnya. Membunuh kehidupan dan biota laut serta berdampak pada kerusakan ekosistem yang amat parah.
 
Tetapi, tampaknya lautan juga memegang kunci untuk mengatasi permasalahan plastik yang tak kunjung selesai. Menurut sebuah laporan yang diterbitkan dalam Frontiers in Chemistry, protein yang ditemukan dalam tubuh cumi-cumi dapat digunakan sebagai alternatif dari penggunaan plastik berkelanjutan.
 
“Kami meninjau bagian tubuh dari cumi-cumi, yakni gigi cumi-cumi (protein squid ring teeth), merupakan sebuah alternatif," kata penulis laporan Frontiers in Chemistry, Melik Demirel, dinukil CNN.
 
Cumi-cumi menangkap mangsanya menggunakan cangkir hisap pada tentakel dan lengan. Alat tubuh tersebut dilengkapi dengan "cincin gigi" tajam yang mampu menyedot makanan atau mangsanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Uniknya, cincin gigi itu terbuat dari protein yang mirip dengan sutra. Sifatnya yang estis, fleksibel dan kuat, memiliki manfaat yang cocok dijadikan sebagai alternatif buat pengganti penggunaan plastik.
 
"Ini menjadi topik yang menarik secara. Protein tersebut bisa dijadikan untuk menggantikan plastik,” tambah dia.
 
Menurut Demirel, dalam penelitian itu, pihaknya telah menghasilkan prototipe serat, pelapis dan objek tiga dimensi yang terbuat dari protein cincin gigi tersebut. Selain bisa berfungsi bak plastik, bahan-bahan alami yang mereka ciptakan dari protein cincin gigi tersebut, dapat terurai secara hayati.
 
"Protein kami produksi di laboratorium menggunakan bakteri hasil rekayasa genetika. Prosesnya mirip seperti fermentasi, menggunakan gula, air dan oksigen," ujarnya.
 
(Baca juga: Kemenkes Ajak Diet Kantong Plastik)
 
Multiguna
 
Menurut para peneliti, protein cinicin gigi memiliki kemampuan termal, penyembuhan diri dan konduksi listrik. Sifat unik itu membuat protein tersebut dapat diterapkan untuk kegunaan lainnya.
 
“Protein cincin gigi juga dapat digunakan untuk membuat pakaian pelindung bagi agen kimia dan biologi, serta alat perang” ungkapnya.
 
Dengan kehadiran penemuan baru ini, Demirel yakin pencemaran lautan akibat plastik lambat-laun akan berkurang. Pun efek rumah kaca yang ditimbulkan oleh uraian gas metana dan etilena akibat plastik yang terkena paparan sinar matahari.
 
"Saya seorang ilmuwan polimer dan ingin meminimalkan polusi plastik dan menciptakan kelestarian lingkungan," jelas Demirel.
 
Meski demikian, Demirel mengakui bahwa dibutuhkan lebih banyak pekerjaan untuk meningkatkan produksi material dari bahan protein cincin gigi tersebut. Setidaknya untuk menghasilkan satu kilogram protein, dibutuhkan sekirar USD100.
 
“Namun saya berharap, harganya lambat laun bisa ditekan hingga sepersepuluh dari harga itu,” tandasnya.
 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif