FITNESS & HEALTH
Kenali Gejala Hernia Umbilikal saat Hamil, Jangan Sampai Diabaikan
A. Firdaus
Selasa 31 Maret 2026 / 18:12
- Penting untuk memahami tanda-tanda yang muncul.
- Ukuran benjolan akibat hernia bisa bervariasi.
- Penanganan hernia umbilikal selama kehamilan.
Jakarta: Hernia umbilikal adalah kondisi ketika bagian dalam tubuh, seperti jaringan atau usus, menonjol keluar melalui celah pada otot perut di sekitar pusar yang melemah.
Pada masa kehamilan, kondisi ini bisa terjadi karena tekanan dari rahim yang terus membesar. Sehingga membuat otot perut meregang lebih dari biasanya.
Meski tergolong jarang dan sering tidak berbahaya, hernia umbilikal tetap perlu dikenali sejak dini agar tidak menimbulkan komplikasi. Beberapa ibu hamil bahkan tidak merasakan gejala apa pun, sementara yang lain bisa mengalami ketidaknyamanan hingga nyeri.
Oleh karena itu, penting untuk memahami tanda-tanda yang muncul, serta langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi ini semakin parah selama kehamilan.
Sebagian ibu hamil dengan hernia umbilikal, mungkin tidak merasakan keluhan sama sekali. Dilansir dari Parents, berikut adalah gejala hernia umbilikal yang mungkin muncul:
• Muncul benjolan di sekitar pusar.
• Terasa tekanan di area pusar.
• Pusar terasa nyeri saat disentuh.
• Nyeri tumpul yang semakin terasa saat beraktivitas.
• Mual dan sembelit, terutama jika kondisi sudah cukup berat.
Ukuran benjolan akibat hernia bisa bervariasi, mulai dari kecil seperti anggur hingga lebih besar seperti jeruk bali. Tonjolan ini biasanya akan mengecil atau menghilang saat berbaring, namun bisa tampak lebih jelas saat duduk, batuk, atau saat mengejan.
Ada yang bisa melihat benjolan ini dengan jelas, tetapi ada juga yang tidak terlalu menyadarinya. Kondisi ini bisa terdeteksi saat pemeriksaan kehamilan rutin, atau setelah berkonsultasi lebih lanjut dengan tenaga medis.
Jika muncul tanda-tanda yang mengarah ke hernia umbilikal, penting untuk segera mencari penanganan agar kondisi tetap terkontrol.
Penanganan hernia umbilikal selama kehamilan, biasanya disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kondisi tubuh secara keseluruhan. Dalam banyak kasus, tenaga medis akan menyarankan pendekatan pemantauan atau 'tunggu dan lihat' selama kehamilan berlangsung, terutama jika tidak menimbulkan gejala serius.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi memburuk, yaitu menghindari sembelit, karena mengejan saat buang air besar dapat meningkatkan tekanan di area perut dan memperparah hernia.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Pada masa kehamilan, kondisi ini bisa terjadi karena tekanan dari rahim yang terus membesar. Sehingga membuat otot perut meregang lebih dari biasanya.
Meski tergolong jarang dan sering tidak berbahaya, hernia umbilikal tetap perlu dikenali sejak dini agar tidak menimbulkan komplikasi. Beberapa ibu hamil bahkan tidak merasakan gejala apa pun, sementara yang lain bisa mengalami ketidaknyamanan hingga nyeri.
Oleh karena itu, penting untuk memahami tanda-tanda yang muncul, serta langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi ini semakin parah selama kehamilan.
Gejala hernia umbilikal
Sebagian ibu hamil dengan hernia umbilikal, mungkin tidak merasakan keluhan sama sekali. Dilansir dari Parents, berikut adalah gejala hernia umbilikal yang mungkin muncul:
• Muncul benjolan di sekitar pusar.
• Terasa tekanan di area pusar.
• Pusar terasa nyeri saat disentuh.
• Nyeri tumpul yang semakin terasa saat beraktivitas.
• Mual dan sembelit, terutama jika kondisi sudah cukup berat.
Ukuran benjolan akibat hernia bisa bervariasi, mulai dari kecil seperti anggur hingga lebih besar seperti jeruk bali. Tonjolan ini biasanya akan mengecil atau menghilang saat berbaring, namun bisa tampak lebih jelas saat duduk, batuk, atau saat mengejan.
Ada yang bisa melihat benjolan ini dengan jelas, tetapi ada juga yang tidak terlalu menyadarinya. Kondisi ini bisa terdeteksi saat pemeriksaan kehamilan rutin, atau setelah berkonsultasi lebih lanjut dengan tenaga medis.
Jika muncul tanda-tanda yang mengarah ke hernia umbilikal, penting untuk segera mencari penanganan agar kondisi tetap terkontrol.
Apa yang bisa dilakukan saat mengalami hernia umbilikal saat hamil
Penanganan hernia umbilikal selama kehamilan, biasanya disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kondisi tubuh secara keseluruhan. Dalam banyak kasus, tenaga medis akan menyarankan pendekatan pemantauan atau 'tunggu dan lihat' selama kehamilan berlangsung, terutama jika tidak menimbulkan gejala serius.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi memburuk, yaitu menghindari sembelit, karena mengejan saat buang air besar dapat meningkatkan tekanan di area perut dan memperparah hernia.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)