FAMILY

Bumil Sering Garuk-garuk? Bisa Jadi Ini Penyebabnya!

A. Firdaus
Selasa 31 Maret 2026 / 11:13
Ringkasnya gini..
  • Sekitar 40% ibu hamil mengalami keluhan ini.
  • Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan hormon selama kehamilan.
  • Gatal bisa muncul di berbagai area seperti perut, tangan, kaki, hingga bagian tubuh lainnya.
Jakarta: Kehamilan sering disebut sebagai momen penuh kebahagiaan, sekaligus perubahan besar dalam tubuh. Di balik rasa bahagia tersebut, tidak sedikit ibu hamil yang mengalami berbagai keluhan, salah satunya adalah rasa gatal pada kulit.

Gatal bisa muncul di berbagai area seperti perut, tangan, kaki, hingga bagian tubuh lainnya. Kondisi ini cukup umum terjadi, karena tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan hormon dan fisik yang signifikan. 

Bahkan, sekitar 40% ibu hamil mengalami keluhan ini. Meski sering dianggap sepele, penting untuk memahami bahwa tidak semua rasa gatal itu sama.

Ada yang normal sebagai bagian dari proses kehamilan, tetapi ada juga yang bisa menjadi tanda kondisi medis tertentu yang perlu perhatian lebih.  

Apa penyebab rasa gatal selama kehamilan?


Dilansir dari Parents, rasa gatal ringan, yang muncul di beberapa bagian tubuh biasanya masih tergolong normal. Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan hormon selama kehamilan, terutama peningkatan hormon progesteron dan estrogen. Perubahan ini dapat memengaruhi sistem saraf, sehingga memicu sensasi gatal pada kulit.

Selain itu, kulit juga mengalami peregangan, terutama di area perut seiring bertambahnya ukuran janin. Peregangan ini membuat kulit menjadi lebih tipis dan sensitif, sehingga lebih mudah terasa gatal. Area yang mengalami stretch mark, juga sering terasa lebih sensitif dibandingkan bagian kulit lainnya.

Meski begitu, jika rasa gatal terasa sangat mengganggu atau tidak biasa, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan. Ada beberapa gangguan kesehatan, yang juga bisa menjadi penyebab gatal selama kehamilan dan membutuhkan penanganan medis.
 

Kolestasis Intrahepatik Kehamilan (ICP)


Kolestasis intrahepatik kehamilan merupakan salah satu kondisi, yang perlu diwaspadai jika muncul gatal yang parah. Gejalanya bisa disertai mual, muntah, kehilangan nafsu makan, kelelahan, hingga kulit atau mata menguning (ikterus).

Menurut March of Dimes, kondisi ini terjadi pada sekitar 1-2 dari setiap 1.000 kehamilan di Amerika Serikat, dan biasanya muncul pada trimester ketiga. ICP terjadi karena gangguan aliran empedu di hati, yang menyebabkan penumpukan zat tersebut dalam tubuh. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa berdampak serius pada janin, seperti kelahiran prematur hingga risiko kematian janin.
 

Pemphigoid Gestationis (PG)


Kondisi lain yang lebih jarang adalah Pemphigoid gestationis. Gangguan ini ditandai, dengan munculnya lepuhan yang terasa gatal dan nyeri, biasanya dimulai dari area sekitar pusar lalu menyebar ke bagian tubuh lain seperti paha, telapak tangan, dan telapak kaki.

PG termasuk kondisi langka, dengan angka kejadian sekitar 1 dari 60.000 kehamilan. Penyebabnya diduga berkaitan dengan reaksi sistem imun terhadap plasenta. Bayi yang lahir dari ibu dengan kondisi ini, memiliki risiko lebih tinggi mengalami kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah, bahkan bisa mengalami lepuhan kulit saat lahir.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH