FAMILY

Minyak Kelapa Antimubazir: Begini Cara Simpan yang Benar Biar Long Lasting

Yatin Suleha
Senin 30 Maret 2026 / 17:26
Ringkasnya gini..
  • Banyak yang belum sadar kalau cara penyimpanan sangat berpengaruh.
  • Minyak kelapa terdiri dari dua jenis utama, yaitu minyak kelapa murni (virgin) dan minyak kelapa olahan.
  • Berikut panduan menyimpan minyak kelapa dengan cara yang tepat.
Jakarta: Minyak kelapa dikenal sebagai bahan serbaguna, yang bisa dipakai untuk memasak hingga kebutuhan rumah tangga. 

Namun, banyak yang belum sadar kalau cara penyimpanan sangat berpengaruh, terhadap kualitas dan daya tahan minyak kelapa itu sendiri. 

Jika disimpan dengan cara yang kurang tepat, minyak kelapa bisa lebih cepat rusak, berubah aroma, atau kehilangan manfaatnya.

Padahal, dengan penyimpanan yang benar, minyak kelapa bisa bertahan cukup lama, bahkan hingga beberapa tahun. 

 


Dilansir dari Better Homes and Gardens, supaya tetap awet dan kualitasnya terjaga, berikut panduan menyimpan minyak kelapa dengan cara yang tepat.
 

1. Kenali jenis minyak kelapa


Minyak kelapa terdiri dari dua jenis utama, yaitu minyak kelapa murni (virgin) dan minyak kelapa olahan. Keduanya bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi memiliki perbedaan dalam masa simpan. 

Minyak kelapa murni biasanya lebih tahan lama, bisa bertahan sekitar 3-5 tahun karena prosesnya lebih alami. Sementara minyak kelapa olahan umumnya memiliki masa simpan lebih pendek, sekitar 2 tahun. 
 

2. Gunakan wadah yang tertutup rapat



(Selalu gunakan sendok atau alat yang bersih saat ambil minyak kelapa, jika tidak dapat mempercepat proses pembusukan. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Simpan minyak kelapa dalam toples kaca dengan penutup yang rapat, agar tidak terkontaminasi udara luar. 

Wadah kaca lebih disarankan, karena tidak bereaksi dengan minyak dan dapat menjaga kualitasnya lebih lama. Jika masih menggunakan kemasan asli, pastikan tutupnya selalu dalam kondisi rapat setelah digunakan.
 

3. Simpan di tempat sejuk dan gelap


Paparan cahaya matahari langsung dan suhu panas, bisa mempercepat kerusakan minyak kelapa. Oleh karena itu, sebaiknya simpan di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari, seperti di dalam lemari dapur. Lingkungan yang stabil membantu menjaga tekstur, aroma, dan kualitas minyak tetap baik.
 

4. Hindari kontaminasi saat penggunaan


Selalu gunakan sendok atau alat yang bersih, saat mengambil minyak kelapa. Alat yang kotor atau lembap, bisa membawa bakteri atau air yang dapat mempercepat proses pembusukan. Kebiasaan sederhana ini penting untuk menjaga minyak tetap higienis dan tahan lama.


 

5. Tutup kembali setelah dipakai


Setelah digunakan, pastikan wadah langsung ditutup kembali dengan rapat. Membiarkan wadah terbuka terlalu lama bisa membuat minyak terpapar udara, debu, atau kotoran yang bisa menurunkan kualitasnya secara perlahan.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH