BEAUTY
Bye Ketiak Gradakan! 4 Trik Simpel Atasi Chicken Skin di Rumah
Mia Vale
Selasa 19 Mei 2026 / 16:12
- Pas lagi body care-an, sadar gak sih kalau ada beberapa area tubuh yang sering dianaktirikan?
- Ketiak salah satunya. Karena posisinya yang tersembunyi, perawatannya sering banget kelewat.
- Efeknya, kulit ketiak bisa berubah jadi kasar dan berbintik-bintik mirip kulit ayam.
Jakarta: Pas lagi body care-an, sadar gak sih kalau ada beberapa area tubuh yang sering dianaktirikan? Ketiak salah satunya. Karena posisinya yang tersembunyi, perawatannya sering banget kelewat.
Efeknya, kulit ketiak bisa berubah jadi kasar dan berbintik-bintik mirip kulit ayam, atau yang biasa disebut chicken skin. Secara medis, kondisi yang gak berbahaya tapi cukup mengganggu estetika ini namanya keratosis pilaris.
Walaupun gak sakit, tekstur gradakan ini jelas bisa bikin gak pede, terutama pas mau pakai baju tanpa lengan.
Nah, pas banget nih! Para dermatolog top seperti dr. Brendan Camp, dr. Divya Shokeen, dan dr. Blair Murphy-Rose lewat laman Byrdie membagikan beberapa tips jitu buat menghaluskan kembali ketiakmu. Yuk, langsung kita bahas!
Jika kulit halus adalah tujuan kamu, eksfoliasi harus dimasukkan dengan hati-hati ke dalam rutinitas perawatan.
Eksfoliasi membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori, dan mendorong sintesis kolagen, membantu memperbaiki tekstur dan menjaga kulit tetap kenyal dan kencang.
"Gunakan eksfoliator kimia yang lembut untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan pori-pori," saran Shokeen.
Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan trauma lebih lanjut, tetapi tetap membantu mencerahkan dan meningkatkan kualitas kulit di bawah ketiak.
"Kunci mendapatkan ketiak yang halus, temukan keseimbangan antara pengelupasan dan tidak mengiritasi kulit yang halus ini," jelas Murphy-Rose yang juga menyarankan menggunakan pengelupasan kimiawi dan melakukannya seminggu sekali, sesuai toleransi.
"Gunakan asam laktat daripada scrub gula," tegas Murphy-Rose.
.jpg)
(Langsung olesin losion atau krim pelembap ke ketiak sehabis mandi. Cara ini ampuh banget buat nenangin kulit. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Ingat ya, yang butuh pelembap itu gak cuma muka, tapi ketiak juga! Kata dr. Camp, pakai pelembap dengan kandungan keratolitik itu ngebantu banget buat angkat sel kulit mati dengan cara yang lembut.
Cari aja pelembap di pasaran yang ada kandungan glycolic acid, lactic acid, atau salicylic acid-nya biar kulit ketiak auto halus dan terhidrasi.
Nah, dr. Shokeen juga ngasih tips nih: langsung olesin losion atau krim pelembap ke ketiak sehabis mandi. Cara ini ampuh banget buat nenangin kulit biar gak gampang iritasi atau peradangan.
Bonusnya, benjolan kecil dan tekstur kasar di ketiak bakal makin berkurang, terutama kalau kamu rajin pakainya setelah eksfoliasi. Slay banget kan?
Sangat mudah untuk bermalas-malasan saat bercukur, dan mencukur ketiak tanpa pelumas jika sedang terburu-buru mungkin tampak seperti solusi, tetapi para ahli memperingatkan, jangan bercukur tanpa produk perawatan kulit jika menginginkan ketiak yang halus.
Direkomendasikan penggunaan gel cukur dan pisau cukur dengan mata pisau bersih yang sering diganti. Menghindari iritasi dan benjolan akibat bercukur akan membantu kamu mendapatkan ketiak yang lebih halus.
Selain menggunakan krim atau gel cukur, para ahli merekomendasikan untuk melembutkan rambut dengan mandi air hangat, melakukan eksfoliasi area tersebut sebelum bercukur, menggunakan pisau cukur yang tajam dan diakhiri dengan bukanlah pelembap untuk menjaga kesehatan kulit.
Ini bisa dibilang cara yang paling mahal dan membutuhkan waktu, usaha, dan komitmen, tetapi pada akhirnya, kamu akan memiliki ketiak yang halus dan hasil yang tahan lama.
"Penghilangan bulu dengan laser adalah cara efektif untuk menghilangkan bulu-bulu halus yang terkait dengan pencukuran," ujar Camp.
Para ahli mengatakan bahwa penghilangan bulu dengan laser biasanya membutuhkan waktu berkisar enam bulan.
Beberapa orang mungkin melihat hasil dengan cepat, sementara yang lain mungkin menghadapi bulu yang lebih membandel yang membutuhkan lebih banyak janji temu.
Meskipun “chicken skin” adalah kondisi yang umum dan sering kali dapat dikelola dengan perawatan di rumah, ada beberapa situasi di mana konsultasi dengan dokter kulit disarankan.
Jika perawatan rumahan tidak memberikan perbaikan yang berarti setelah beberapa minggu, atau jika kondisi kulit semakin memburuk, terasa gatal parah, atau meradang, segera cari bantuan medis profesional.
Dokter kulit dapat memberikan diagnosis yang akurat dan merekomendasikan pilihan perawatan yang lebih kuat, sesuai dengan kondisi kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Efeknya, kulit ketiak bisa berubah jadi kasar dan berbintik-bintik mirip kulit ayam, atau yang biasa disebut chicken skin. Secara medis, kondisi yang gak berbahaya tapi cukup mengganggu estetika ini namanya keratosis pilaris.
Walaupun gak sakit, tekstur gradakan ini jelas bisa bikin gak pede, terutama pas mau pakai baju tanpa lengan.
Nah, pas banget nih! Para dermatolog top seperti dr. Brendan Camp, dr. Divya Shokeen, dan dr. Blair Murphy-Rose lewat laman Byrdie membagikan beberapa tips jitu buat menghaluskan kembali ketiakmu. Yuk, langsung kita bahas!
1. Lakukan eksfoliasi secara teratur
Jika kulit halus adalah tujuan kamu, eksfoliasi harus dimasukkan dengan hati-hati ke dalam rutinitas perawatan.
Eksfoliasi membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori, dan mendorong sintesis kolagen, membantu memperbaiki tekstur dan menjaga kulit tetap kenyal dan kencang.
"Gunakan eksfoliator kimia yang lembut untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan pori-pori," saran Shokeen.
Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan trauma lebih lanjut, tetapi tetap membantu mencerahkan dan meningkatkan kualitas kulit di bawah ketiak.
"Kunci mendapatkan ketiak yang halus, temukan keseimbangan antara pengelupasan dan tidak mengiritasi kulit yang halus ini," jelas Murphy-Rose yang juga menyarankan menggunakan pengelupasan kimiawi dan melakukannya seminggu sekali, sesuai toleransi.
"Gunakan asam laktat daripada scrub gula," tegas Murphy-Rose.
2. Melembapkan, melembapkan, melembapkan
.jpg)
(Langsung olesin losion atau krim pelembap ke ketiak sehabis mandi. Cara ini ampuh banget buat nenangin kulit. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Ingat ya, yang butuh pelembap itu gak cuma muka, tapi ketiak juga! Kata dr. Camp, pakai pelembap dengan kandungan keratolitik itu ngebantu banget buat angkat sel kulit mati dengan cara yang lembut.
Cari aja pelembap di pasaran yang ada kandungan glycolic acid, lactic acid, atau salicylic acid-nya biar kulit ketiak auto halus dan terhidrasi.
Nah, dr. Shokeen juga ngasih tips nih: langsung olesin losion atau krim pelembap ke ketiak sehabis mandi. Cara ini ampuh banget buat nenangin kulit biar gak gampang iritasi atau peradangan.
Bonusnya, benjolan kecil dan tekstur kasar di ketiak bakal makin berkurang, terutama kalau kamu rajin pakainya setelah eksfoliasi. Slay banget kan?
3. Hindari mencukur kering
Sangat mudah untuk bermalas-malasan saat bercukur, dan mencukur ketiak tanpa pelumas jika sedang terburu-buru mungkin tampak seperti solusi, tetapi para ahli memperingatkan, jangan bercukur tanpa produk perawatan kulit jika menginginkan ketiak yang halus.
Direkomendasikan penggunaan gel cukur dan pisau cukur dengan mata pisau bersih yang sering diganti. Menghindari iritasi dan benjolan akibat bercukur akan membantu kamu mendapatkan ketiak yang lebih halus.
Selain menggunakan krim atau gel cukur, para ahli merekomendasikan untuk melembutkan rambut dengan mandi air hangat, melakukan eksfoliasi area tersebut sebelum bercukur, menggunakan pisau cukur yang tajam dan diakhiri dengan bukanlah pelembap untuk menjaga kesehatan kulit.
4. Penghilangan bulu dengan laser
Ini bisa dibilang cara yang paling mahal dan membutuhkan waktu, usaha, dan komitmen, tetapi pada akhirnya, kamu akan memiliki ketiak yang halus dan hasil yang tahan lama.
"Penghilangan bulu dengan laser adalah cara efektif untuk menghilangkan bulu-bulu halus yang terkait dengan pencukuran," ujar Camp.
Para ahli mengatakan bahwa penghilangan bulu dengan laser biasanya membutuhkan waktu berkisar enam bulan.
Beberapa orang mungkin melihat hasil dengan cepat, sementara yang lain mungkin menghadapi bulu yang lebih membandel yang membutuhkan lebih banyak janji temu.
Meskipun “chicken skin” adalah kondisi yang umum dan sering kali dapat dikelola dengan perawatan di rumah, ada beberapa situasi di mana konsultasi dengan dokter kulit disarankan.
Jika perawatan rumahan tidak memberikan perbaikan yang berarti setelah beberapa minggu, atau jika kondisi kulit semakin memburuk, terasa gatal parah, atau meradang, segera cari bantuan medis profesional.
Dokter kulit dapat memberikan diagnosis yang akurat dan merekomendasikan pilihan perawatan yang lebih kuat, sesuai dengan kondisi kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)