Peneliti Kyle Sue menganalisis beberapa penelitian tentang penyakit pernapasan, flu, dan infeksi virus serta gejalanya yang dialami pria dan wanita.
Hasilnya menunjukkan adanya celah kekebalan. Pada dasarnya, sistem kekebalan tubuh pria mungkin lebih lemah daripada sistem kekebalan tubuh seorang wanita. Inilah yang membuat mereka lebih mungkin mengalami komplikasi dari kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit pernapasan dan flu biasa.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

(Peneliti Kyle Sue mengatakan bahwa sistem kekebalan tubuh pria mungkin lebih lemah daripada sistem kekebalan tubuh seorang wanita. Foto: Pixabay.com)
(Baca juga: Studi: Wanita Lebih Cepat Bugar Dibanding Pria Saat Berolahraga)
Menurut Kyle, ini berkaitan dengan perbedaan hormon antara pria dan wanita. Hormon testosteron pada pria menekan sistem kekebalan tubuh, sedangkan estradiol atau hormon pada wanita benar-benar dapat melindungi sistem kekebalan tubuh.
Untuk mendukung teorinya, Kyle menunjukkan bahwa ada beberapa penelitian yang menemukan bahwa wanita memiliki reaksi yang lebih baik atau lebih responsif pada suntikan flu dibandingkan pria.
Studi lain yang ditemukan yakni bahwa pria lebih mungkin meninggal karena flu dibandingkan wanita pada usia yang sama, terlepas dari apakah mereka memiliki masalah kesehatan lain yang mendasarinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
