Cameron Picton (Foto: Istimewa)
Cameron Picton (Foto: Istimewa)

Eksklusif: Musisi Inggris Cameron Picton Penasaran dengan Hari Nyepi di Bali

Agustinus Shindu Alpito • 01 April 2026 12:56
Ringkasnya gini..
  • Cameron Picton kenang pengalaman tampil di Bali 2023 dan menyaksikan aksi M.I.A. di Joyland Festival.
  • Ia mengaku sempat takut saat mengunjungi Sacred Monkey Forest Sanctuary karena melihat monyet-monyet bertingkah agresif.
  • Picton tertarik kembali ke Indonesia bersama band barunya, My New Band Believe, sekaligus menantikan perilisan album debut mereka.
Jakarta: Cameron Picton, mantan basis Black Midi, menceritakan momen saat berkunjung ke Bali pada bulan Maret 2023. Kala itu, ia bersama band lamanya menjadi salah satu pengisi acara musik Joyland Festival.
 
Dalam wawancara eksklusif bersama Medcom, Picton mengenang sejumlah kegiatan yang ia lakukan selama berada di Pulau Dewata. Salah satunya ketika menonton penampilan musisi M.I.A. di festival tersebut.
 
“Ya, itu seru banget. Kami nonton M.I.A. Dia nyanyiin lagu-lagunya tentang 5G. Itu keren banget. Dia juga bawa patung harimau raksasa yang dibuat dari bunga di atas panggung. Itu juga keren,” tuturnya.
 


Sempat Ketakutan di Sacred Monkey Forest Sanctuary 

Kemudian, musisi asal Inggris ini turut menceritakan pengalaman pertamanya berkunjung ke Mandala Suci Wenara Wana atau Sacred Monkey Forest Sanctuary di Ubud. Namun, perilaku monyet di sana justru membuatnya sedikit ketakutan.

“Terus kami pergi ke Sacred Monkey Forest Sanctuary, yang kupikir bakal seru, tapi ternyata agak ngeri. Karena monyet-monyet itu kayak lagi perang gitu, saling berantem, dan pengen bunuh satu sama lain. Itu pengalaman baru buatku,” cerita Picton.
 

Penasaran dengan Hari Raya Nyepi

Cameron Picton mengungkap bahwa mereka meninggalkan Bali sehari sebelum Nyepi. Awalnya, ia mengaku tidak sadar dengan semua persiapan yang sedang dilakukan. Setelah mencari tahu, musisi itu sempat tertarik mengikuti perayaan suci tersebut. 
 
“Lalu, kami juga berangkat sehari sebelum Hari Nyepi, yang mana, ya, kami sama sekali nggak tahu kalau acara itu bakal berlangsung. Terus, pas kami (akan pergi), mereka bilang, ‘Oh, semua orang lagi bersiap-siap buat Hari Nyepi’,” ujar basis itu. 
 
Lanjutnya, “Dan, ya, mengetahui apa saja yang dilakukan dalam kegiatan itu membuka pikiran dan bikin kami jadi tertarik. Sebagian dari diriku sebenarnya pengen banget ikutan acara itu. Tapi di sisi lain, aku ngebayangin kayaknya gak banyak yang bisa dilihat karena kamu cuman bisa diam di kamarmu.”
 

Tertarik Kembali Manggung ke Indonesia

Di kesempatan yang sama, Medcom juga bertanya tentang keinginan Cameron Picton kembali ke Indonesia bersama grup musik terbarunya, My New Band Believe. Ia mengaku tertarik untuk menjajal kota lain seperti Jakarta. 
 
“Ya, ya, aku pasti mau. Aku pasti mau manggung di mana saja di Indonesia. Maksudku, kami kan nggak ke Jakarta waktu itu bareng Black Midi. Jadi, itu pasti seru. Intinya, aku pengen banget ke Indonesia. Aku pengen banget balik ke Indonesia, ke Bali, Jakarta, atau ke mana pun,” pungkasnya.
   

Tentang My New Band Believe

My New Band Believe merupakan band terbaru garapan mantan basis dan frontman Black Midi Cameron Picton. Mereka akan segera meluncurkan album debut dengan nama yang sama pada 10 April mendatang. Band ini telah merilis single standalone bertajuk “Numerology” dan salah satu single dari album terbaru, “Love Story”, beberapa waktu lalu.
 
Album ini hampir sepenuhnya akustik, dengan penggunaan reverb dan efek elektronik yang seminimal mungkin. Kejernihan suaranya justru semakin menonjolkan dinamikanya. Didukung oleh seksi string yang lengkap, Picton memimpin bandnya sehingga tiap lagu berkembang, menyebar, lalu kembali menyatu dengan mulus menuju lagu berikutnya.
 
Bersama para musisi ternama seperti Kiran Leonard, Caius Williams, Steve Noble, dan Andrew Cheetham, Cameron Picton membawa pendengar menjelajahi semesta musik yang terus berkembang pesat melalui hasil karya band ini. 
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA