Di Brrrn Studio, New York, suhu ruangan dijaga berkisar antara 7,2 -15 derajat celcius. (Foto: CNBC)
Di Brrrn Studio, New York, suhu ruangan dijaga berkisar antara 7,2 -15 derajat celcius. (Foto: CNBC)

Manfaat Berolahraga saat Cuaca Dingin

Rona tips berolahraga
Raka Lestari • 23 Januari 2019 19:15
Jakarta: Cuaca yang dingin terkadang membuat seseorang malas beraktivitas, apalagi berolahraga. Namun terdapat beberapa penelitian menunjukkan bahwa Anda sebenarnya dapat membakar lebih banyak kalori saat Anda berolahraga dalam cuaca dingin.
 
Di Brrrn Studio, New York, suhu ruangan dijaga berkisar antara 7,2 -15 derajat celcius.  Situasi tersebut memang benar adanya. Namun untuk benar-benar memahami konsep ini, Anda perlu tahu sedikit tentang lemak.
 
Manusia memiliki dua jenis sel lemak. Sel-sel lemak putih menyimpan energi dari makanan yang kita makan dan juga jenis yang berhubungan dengan penambahan berat badan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lalu ada sel-sel lemak coklat, yang dianggap baik karena mereka membakar kalori untuk menghangatkan tubuh kita. Menurut penelitian terbaru, ketika kita terpapar suhu yang lebih dingin, tubuh kita cenderung memproduksi lebih banyak sel lemak coklat ini.
 
"Jika Anda berolahraga seperti lari yang berat atau berolahraga di boot-camp, itu tidak membuat perbedaan besar apakah Anda berada di lingkungan yang dingin atau yang lebih hangat," kata John Castellani, PhD , seorang ahli fisiologi olahraga di Army Research Institute of Environmental Medicine di Natick, Massachusetts.

Klik di sini: Stunting Terjadi karena Kurangnya Informasi

Anda bekerja cukup untuk memanaskan tubuh secara menyeluruh. Sehingga tidak lagi harus membakar sel lemak coklat ekstra untuk tetap hangat.
 
Namun jika Anda tetap ingin berolahraga ketika cuaca dingin, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Anda harus mengetahui berapa lama Anda berada di luar setelah berolahraga, terutama jika pakaian Anda basah oleh keringat.
 
Sebab ini membuat Anda pada peningkatan risiko hipotermia, yang dapat berkembang ketika kehilangan panas melebihi produksi panas, menyebabkan penurunan suhu inti. Gejala awal dari hipotermia adalah merasa kedinginan, menggigil hebat, dan merasa linglung. Jika Anda mulai memperhatikan tanda-tanda ini, segera masuklah ke dalam rumah.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi