Menurut Aston, jika Anda menderita tuli mendadak, menunggu ke dokter hanya dalam waktu dua minggu kemungkinan akan mengakibatkan hilangnya pendengaran total. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Menurut Aston, jika Anda menderita tuli mendadak, menunggu ke dokter hanya dalam waktu dua minggu kemungkinan akan mengakibatkan hilangnya pendengaran total. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Waspadai Tuli Mendadak yang Dapat Merusak Pendengaran

Rona kesehatan telinga kesehatan telinga, hidung, dan tenggorokan,
Torie Natalova • 16 Mei 2019 17:18
Tuli mendadak sepertinya paling umum terjadi pada mereka yang berusia antara 30 dan 60 tahun, khususnya mereka yang mengalami infeksi virus, masalah sirkulasi darah, infeksi telinga, trauma di kepala, dan memiliki penyakit multiple sclerosis. Sudden Sensorineural Hearing Loss/SSHL atau kehilangan pendengaran adalah penurunan setidaknya 30 desibel lebih dari tiga frekuensi selama periode waktu yang singkat.
 

 
Jakarta: Satu dari enam orang mengalami kehilangan pendengaran dalam waktu semalam saja. Ahli audiologi dari Aston Hearing menjelaskan penyebab ganggaun pendengaran sensorineural (Sudden Sensorineural Hearing Loss/SSHL) mendadak serta apa yang dapat Anda lakukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


SSHL atau dikenal juga tuli mendadak diartikan sebagai penurunan setidaknya 30 desibel lebih dari tiga frekuensi selama periode waktu yang singkat.
 
Beberapa orang mungkin bangun dan menyadari bahwa mereka tidak dapat lagi mendengar dengan baik di satu telinga, meskipun juga dapat memengaruhi keduanya.
 
Tuli mendadak berbeda dari gangguan pendengaran sementara yang dapat disebabkan oleh penumpukan kotoran telinga, pilek atau terpapar suara keras. Namun, gejala awalnya sama sehingga banyak orang yang tidak melakukan perawatan dan akan berakhir dengan gangguan pendengaran yang permanen.
 
Menurut Aston, jika Anda menderita tuli mendadak, menunggu ke dokter hanya dalam waktu dua minggu kemungkinan akan mengakibatkan hilangnya pendengaran total di telinga yang terkena.
 
Gangguan pendengaran yang tiba-tiba dapat terjadi kapan saja karena berbagai alasan, termasuk tuli mendadak yang memiliki berbagai kemungkinan penyebab seperti infeksi virus, masalah sirkulasi darah, trauma kepala, dan penyakit autoimun.
 
Waspadai Tuli Mendadak yang Dapat Merusak Pendengaran
(Tuli mendadak sepertinya paling umum terjadi pada mereka yang berusia antara 30 dan 60 tahun, khususnya mereka yang mengalami infeksi virus, masalah sirkulasi darah, infeksi telinga, trauma di kepala, dan memiliki penyakit multiple sclerosis. Foto: Pexels.com)
 
Namun, dalam kebanyakan kasus penyebab pastinya tidak pernah ditemukan sehingga pencegahan menjadi lebih sulit dilakukan.
 
Tuli mendadak sepertinya paling umum terjadi pada mereka yang berusia antara 30 dan 60 tahun, khususnya mereka yang mengalami infeksi virus, masalah sirkulasi darah, infeksi telinga, trauma di kepala, dan memiliki penyakit multiple sclerosis.
 
Tuli mendadak atau SSHL juga bisa disertai dengan vertigo, telinga berdenging atau perasaan penuh di telinga. Karena, penyebab tuli mendadak tidak jelas, maka pencegahannya pun sulit dilakukan.
 
Menjaga kesehatan telinga termasuk dari suara yang terlalu keras, bisa menjadi cara-cara terbaik untuk melindungi pendengaran Anda.
 
Jika Anda menyadari secara tiba-tiba kehilangan pendengaran di satu atau kedua telinga, segera cari bantuan medis. Dalam 50 persen kasus, pendengaran dapat dipulihkan dengan cepat. Tuli mendadak setidaknya harus dirawat dua sampai tiga hari dari saat kehilangan awal untuk mencapai hasil terbaik.
 
Kunjungi beberapa rumah sakit khusus THT jika Anda mengalami gangguan pendengaran. Beberapa rumah sakit yang bisa Anda kunjungi antara lain RS Khusus THT Ciranjang, Rumah Sakit Khusus THT-Bedah KL Proklamasi, atau Rumah Sakit THT dan Orthopedi SS MEDIKA. Atau kunjungi dokter spesialis THT di rumah sakit terdekat di rumah Anda.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif