Berikut adalah tips bagi ibu baru yang akan menjalin ikatan dengan bayi dengan menyusui. (Foto: Laura Fuhrman/Unsplash.com)
Berikut adalah tips bagi ibu baru yang akan menjalin ikatan dengan bayi dengan menyusui. (Foto: Laura Fuhrman/Unsplash.com)

Lima Tips Sukses Menyusui Bayi Baru Lahir

Rona air susu ibu
Anda Nurlaila • 22 Februari 2019 13:12
Jakarta: Kelahiran bayi adalah kebahagiaan bagi seorang ibu. Namun menyusui bayi untuk pertama kali kerap menimbulkan masalah bagi ibu baru.
 
Payudara yang membengkak, bayi yang masih sulit menghisap, rasa sakit pascamelahirkan membuat menyusui tak selalu menyenangkan. 
 
Konsultan laktasi Elena Vogel memberi trik-trik bagi ibu baru yang akan menjalin ikatan dengan bayi dengan menyusui. Mengutip Parents, lima diantaranya adalah:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Sentuhan antara kulit ibu dan bayi
Selama hari-hari pertamanya, susui bayi sesering mungkin dengan kontak antara kulit ibu dan bayi. Taruh bayi di perut dan dada tanpa pakaian dan selimuti punggungnya saat Anda menyusui bayi.
 
Selain mempercepat terjadinya ikatan, sentuhan akan membuat bayi lebih tenang. Ibu juga lebih mengerti syarat haus bayi dan menyusuinya sebelum si kecil menangis.
 
(Baca juga: Cara Mudah Melancarkan Produksi ASI)
 
2. Biarkan bayi menyusu lebih sering
Dalam 24 jam pertama setelah lahir, bayi dapat menyusu lebih dari delapan kali. Ini akan mempercepat pasokan ASI ibu, membantu menaikkan berat badan bayi dan mencegah terjadinya kuning pada bayi.
 
Jangan ragu untuk menyusu bayi kapanpun ia tertarik menyusu. gerakan mengisap jari, mengisap selimut dan menjulurkan lidah adalah tanda bayi ingin menyusu.  
 
Lima Tips Sukses Menyusui Bayi Baru Lahir
(Selama hari-hari pertamanya, susui bayi sesering mungkin dengan kontak antara kulit ibu dan bayi. Foto: Pexels.com)
 
3. Coba posisi nyaman dan tepat saat menyusui
Nyeri pada puting atau lecet sering terjadi karena bayi belum dapat menghisap dengan baik. Cari posisi yang pas dan nyaman bagi ibu dan bayi saat menyusu. Jika bayi hanya mengisap puting susu dan tidak di bagian aerola dapat membuat puting lecet.
 
Saat mulut bayi menghisap bagian aerola dan puting, bayi memperoleh kolostrum yang sangat penting. Jika bayi belum dapat menghisap dengan baik, bantu si kecil dengan memperbaiki posisi mulutnya di payudara.
 
4. Jaga agar bayi tetap terjaga saat menyusu
Di hari-hari pertamanya, bayi sering tertidur saat menyusu apalagi berada dalam dekapan ibu. Jika si mungil tertidur dan tak minum kolostrum, dapat memengaruhi produksi ASI.
 
Pada gilirannya, bayi bisa kehilangan berat badan, lebih rewel dan makin mengantuk. Penting untuk menjaga bayi tetap mengisap dan menelan.
 
Jika bayi mulai mengantuk, gosok kepala atau kakinya, angkat lengan, pijat punggungnya dengan kuat agar ia melanjutkan menyusu.
 
5. Minta bantuan jika perlu
Apabila semua tidak berjalan dengan baik dalam hari-hari pertama segera cari bantuan dari konsultan laktasi. Beberapa masalah yang perlu diwaspadai di awal kelahiran diantaranya bayi kehilangan 10 persen berat kelahiran, sangat mengantuk atau rewel saat menyusu, atau puting susu sangat sakit.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi