Berikut ini adalah olahraga yang diprediksi akan menjadi tren di tahun ini. (Foto: David Marcu/Unsplash.com)
Berikut ini adalah olahraga yang diprediksi akan menjadi tren di tahun ini. (Foto: David Marcu/Unsplash.com)

Tren Olahraga Tahun 2019

Rona olahraga kesehatan
Raka Lestari • 04 Januari 2019 13:19
Jakarta: Tren olahraga di tahun 2019 juga mengalami perubahan. Di zaman yang serba cepat dan instan ini, tren dalam berolahraga pun akan mengalami perubahan. Dalam berolahraga sendiri, tidak perlu olahraga berat atau sulit karena yang terpenting adalah Anda tetap berkeringat.

Dikutip dari Reader's Digest, berikut ini adalah olahraga yang diprediksi akan menjadi tren di tahun ini.

1. Pop star dance
Pop star dance mengajarkan gerakan-gerakan koreografi hip-hop dan pop langsung dari artis seperti Britney Spears, J.Lo, dan Nicki Minaj tetapi dengan cara yang bebas dan sesuai dengan kepribadian Anda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Jika Anda suka menari dan bergerak bebas, ini adalah kelas olahraga yang cocok untuk Anda," ujar founder dari pop star dance, Akinah Rahmaan. (Baca juga: Tren Olahraga Baru, Lari Sambil Memungut Sampah)

2. Olahraga 15 menit
Salah satu kendala terbesar ketika ingin berolahraga adalah waktu. Banyak orang yang sulit meluangkan waktu mereka untuk berolahraga. Namun The 15 minute workout ini bisa dijadikan pilihan jika Anda memiliki kendala dalam waktu berolahraga.

Menurut Kim Schaper, personal trainer bersertifikat, jenis olahraga tersebut saat ini menjadi pilihan yang paling banyak dilakukan mereka yang memiliki waktu sedikit.


(Pop star dance mengajarkan gerakan-gerakan koreografi hip-hop dan pop langsung dari artis seperti Britney Spears, J.Lo, dan Nicki Minaj tetapi dengan cara yang bebas dan sesuai dengan kepribadian Anda. Foto: Courtesy of Vimbly)

3. Super slow weightlifting
David Ezell, PhD, seorang psikoterapis kebugaran, direktur klinis Darien Wellness mengatakan bahwa jenis olahraga ini sama seperti angkat beban pada biasanya namun dilakukan dengan selambat mungkin yang Anda bisa.  

Ini tidak hanya memastikan bahwa Anda mendapatkan hasil maksimal dari setiap beban yang Anda angkat tetapi juga mengurangi cedera dan kelelahan, tambahnya.

4. Bersepeda
Bersepeda bisa menjadi alat olahraga yang menyenangkan. Jika Anda tahu cara menggunakan skuter, maka Anda tahu cara melakukan latihan ini, kata Jordan Crowder, pakar kebugaran di Kickbikes America.

"Mengayuh sepeda merupakan alternatif sempurna untuk berlari atau bersepeda. Jenis olahraga ini berdampak pada seluruh tubuh bagian bawah Anda, terutama betis dan pantat Anda," jelasnya.

5. Isometric strength training
Jenis olahraga ini merupakan gerakan latihan kekuatan statis yang berdampak rendah dan statis, kata Brian Sterling-Vete PhD, pelatih kebugaran dan penulis 12 strength training books.  

"Latihan ini adalah salah satu bentuk latihan yang sudah terbukti secara ilmiah memiliki manfaatnya, tetapi karena sangat sederhana, orang sering meremehkannya," jelasnya.




(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi