Dari gangguan sleep apnea, jenis kanker paling umum pada wanita adalah kanker payudara. (Foto: Yuris Alhumaydy/Unsplash)
Dari gangguan sleep apnea, jenis kanker paling umum pada wanita adalah kanker payudara. (Foto: Yuris Alhumaydy/Unsplash)

Studi: Wanita dengan Sleep Apnea Berisiko Lebih Tinggi Mengidap Kanker

Rona kanker payudara sleep apnea
Anda Nurlaila • 28 Mei 2019 07:06
Sleep apnea adalah gangguan tidur serius. Biasanya karena pernapasan sering berhenti selama tidur. Gangguan tersebut berakibat pada organ tubuh, terutama otak yang tak mendapatkan asupan oksigen dengan cukup. Alhasil, kualitas tidur menurun hingga membuat lelah pada keesokan harinya.
 
Jakarta: Sebuah studi terbaru menemukan orang yang mengalami sleep apnea berisiko lebih tinggi alami kanker. Sedangkan kemungkinannya lebih tinggi pada wanita daripada pria.
 
Peneliti menjelaskan, semua itu dipengaruhi kadar oksigen yang rendah dalam darah pada malam hari dan gangguan tidur yang sering terjadi pada obstruktif sleep apnea. Itu memungkinkan sleep apnea berperan penting dalam berbagai jenis kanker.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemimpin studi dan asisten profesor kedokteran di Universitas Aristoteles di Yunani, Athanasia Pataka mengatakan, penelitian ini sangat baru, dan efek gender belum diteliti secara rinci sebelumnya.
 
Selama riset, peneliti memeriksa data dari lebih dari 19.000 pasien sleep apnea di Eropa. Tujuannya menilai hubungan antara keparahan sleep apnea obstruktif, kadar oksigen darah rendah, dan risiko kanker.
 
Pada orang dengan gangguan tidur ini, jalan napas berkali-kali menutup sepenuhnya atau sebagian selama tidur. Hal ini mengurangi kadar oksigen dalam darah. Gejala umum adalah mendengkur dan kelelahan yang berlebihan.
 
Studi menemukan mereka yang mengalami hambatan di saluran napas selama tidur dan kadar oksigen darahnya turun di bawah 90 persen didiagnosis kanker lebih sering, daripada orang tanpa sleep apnea.
 
Peneliti juga menemukan bahwa kanker lebih umum di antara wanita daripada pria. Bahkan setelah faktor-faktor seperti usia, indeks massa tubuh (BMI), merokok, dan konsumsi alkohol diperhitungkan.
 
Di antara pasien dalam penelitian ini, ada 2 persen mengalami kanker serius. Termasuk 2,8 persen wanita dan 1,7 persen pria. Para penderita kanker lebih mungkin berusia lebih dari 50 tahun dan sedikit gemuk.
 
Jenis kanker paling umum pada wanita adalah kanker payudara. Sedangkan untuk kalangan pria adalah kanker prostat. Penelitian tidak dapat membuktikan bahwa gangguan tidur menyebabkan kanker. Hanya saja ada hubungan di antara keduanya.
 
Temuan memperlihatkan sleep apnea menjadi indikator kanker pada wanita. Tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi hal itu. Temuan ini muncul dalam European Respiratory Journal edisi 20 Mei.
 
Lawan Faktor U, Tetap Sehat dan Produktif

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif